SAMPIT – Cabang olahraga renang di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) jauh dari harapan untuk mencapai prestasi, lantaran fasilitas yang dimiliki tidak memadai.
Robin, salah satu pelatih renang dari Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Kotim mengatakan, sejauh ini pihaknya belum bisa memberikan latihan yang maksimal, hanya melatih gerakan, menyesuaikan dengan kondisi kolam renang.
