SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU).
“Di Hari Buruh Internasional ini kami menyalurkan air bersih kepada di Desa Ramban, Kecamatan MHU,” kata Kepala BPBD Kotim Multazam K. Anwar, Rabu 1 April 2024.
Intensitas hujan yang cukup tinggi di Kotim membuat empat kecamatan di wilayah itu mulai tergenang air. Salah satunya di Kecamatan MHU Desa Bagendang Tengah Ramban. Genangan air terjadi sejak beberapa hari lalu membuat warga setempat mulai kesulitan air.
“Oleh sebab itu kami menyalurkan bantuan air bersih. Pertama ini kami kirimkan dua unit mobil water tangki, dimana kapasitas mobil itu 4000 liter. Jadi ada 8000 liter yang kami salurkan untuk bisa mensuplay air bersih di wilayah itu,” jelasnya.
Berdasarkan update terbaru dari BPBD empat kecamatan yang terendam air yaitu Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Baamang, MHU dan Antang Kalang.
Banjir terjadi karena wilayah DAS Mentaya terjadi peningkatan muka air banjir di wilayah hulu Sungai Mentaya (Desa Tumbang Gagu ada hujan lebat selama 2 hari. Kemudian sungai di daerah di Jalan Sampurna Baamang meluap mengakibatkan permukiman Jalan Jaya Wijaya dan Sampurna tergenang.
Serta Sungai Mentawa (Ring Drain) meluap. Volume air hujan yang masuk ke wilayah ring drain tidak seimbang. Karena tingginya cumah hujan (156,1 mm/hari pada 28-29 April 2024) dan muka air banjir reta-rata 15 – 40 cm di permukaan jalan, sebagian rumah terendam bagian lantai.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post