SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur (Kotim) Suparmadi menegaskan, saat ini Kotim masih belum ada menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) full.
“Untuk PTM, kita juga sudah sampaikan surat edaran kepada seluruh satuan pendidikan, dimana kita masih melakukan PTM terbatas sebanyak 50 persen, belum ada yang PTM full,” kata Suparmadi, Rabu 18 Januari 2022.
Menurutnya, ada daerah khusus yang berdasarkan keputusan Kementrian Pendidikan itu bisa melaksanakan 100 persen, dan hal tersebut dilihat dari letak geografisnya. “Ada sekitar 42 desa, jadi mereka belajarnya full 6 jam 100 persen. Jadi daerah lainnya masih terbatas termasuk Kotim. Karena untuk 100 persen ada beberapa syarat yaitu vaksin peserta didik, vaksin lansia harus 50 persen dan vaksin orang tua juga mempengaruhi,” ujarnya.
Dirinya berharap, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat agar bisa meningkatkan pelaksanaan vaksin di Kotim khususnya untuk lansia agar mencapai 50 persen. “Karena kalau bisa segera tercapai, maka kita PTM juga bisa segera dilaksanakan full. Itu harapan kita, agar anak-anak bisa dengan nyaman belajar di sekolah dan sudah terlindungi melalui program vaksinasi,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post