SAMPIT – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan pengobatan bagi warga terdampak banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kotim.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi mengatakan pengobatan gratis tersebut untuk mengetahui kondisi warga yang telah satu pekan lebih terdampak banjir. “Ini untuk memastikan kondisi warga saat ini, agar yang mengeluh sakit dapat segera diobati,” katanya, Sabtu 20 November 2021.
Rata-rata desa di Kecamatan Cempaga terdampak cukup parah. Petugas kesehatan yang ada selalu siap siaga menangani warga yang sakit. Tidak hanya itu, pihaknya juga telah memastikan stok obat aman. “Stok obat di gudang aman terkendali, kami akan pantau terus kondisi warga terdampak,” sebutnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Agus Mulyadi mengatakan warga terdampak banjir telah banyak yang mengeluh sakit. Menurutnya rata-rata dari mereka menderita ispa, rematik, namun yang lebih banyak menderita hipertensi dan sakit kulit. “Di Desa Patai, yang dilayani sudah mencapai 100 orang lebih,” ungkapnya.
Disampaikan oleh Agus, saat ini ketinggian air mulai turun, seperti Desa Sudan dan Patai sekitar 20 Cm. Dirinya berharap bencana banjir segera berlalu dan tidak ada lagi warga terdampak banjir.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post