SAMPIT – Pemerintah Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini sudah mulai menggunakan vaksin varian baru untuk penanganan Covid-19 yakni vaksin moderna, setelah sebelumnya menggunakan vaksin SinoVac.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kotim, Multazam mengatakan, meski saat ini pemerintah menggunakan vaksin moderna namun untuk vaksin SinoVac juga masih digunakan.
“Karena masih ada masyarakat yang sudah terlanjur menggunakan vaksin sinovac untuk dosis pertama, sehingga dosis ke duanya juga harus jenis sinovac,” kata Multazam, 26 Agustus 2021.
Dijelaskannya, vaksin moderna merupakan vaksin virus corona dengan efekasi 94,5 persen. Vaksin ini buatan Amerika Serikat, vaksin ini merupakan vaksin MRNA (jenis vaksin yang menggunakan sebuah molekul alamiah) yang menggunakan rekayasa genetika.
“Sementara vaksin SinoVac memiliki efektifitas 51 persen, namun untuk screaningnya tetap sama,” tegasnya.
Menurutnya terkait ketakutan masyarakat akan vaksin jenis baru ini diharapkan jangan berlarut-larut, lantaran vaksin ini sudah terbukti aman dan sudah digunakan.
“Semua vaksin ada efek sampingnya, sinovac pun ada efeknya,” kata Multazam.
Upaya vaksinasi massal Covid-19 untuk menekan penyebaran virus corona terus digalakkan pemerintah. Selain Sinovac dan AstraZeneca, pemerintah juga menggunakan Moderna untuk vaksin Covid-19.
Vaksin Moderna yang sebelumnya digunakan untuk booster tenaga kesehatan, kini mulai didistribusikan ke masyarakat umum. Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan 5.102.300 dosis vaksin Moderna untuk vaksinasi Covid-19 di 34 provinsi.
(dia/hab/matakalteng.com)





















Discussion about this post