SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menggelontorkan anggaran Rp 98 miliar untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 di tahun 2021.
“Dana untuk penangan Covid-19 ada Rp 98 miliar, Rp 21 miliar dari Dana Desa dan Rp 77 miliar dari APBD,” sebut Bupati Kotim Halikinnor, Kamis 20 Mei 2021.
Dari total anggaran tersebut juga termasuk Rp 62 miliar berasal dari refocusing anggaran hasil kebijakan pemerintah tahun 2021. Sedangkan yang telah terpakai sebesar Rp 18 miliar yang digunakan untuk kegiatan penanganan kasus Covid-19 di wilayahnya.
Sehingga menurutnya Terkait dana yang diperuntukan untuk penanganan dan pencegahan Covid-19, Kotim tidak mengalami kendala.
“Kalau untuk dana penanganan Covid-19 kita tidak ada masalah,” ujar Halikinnor.
Ia meminta kepada Satgas penanganan Covid-19 untuk terus gencar melakukan berbagai upaya pencegahan Covid-19 dan menyelesaikan target vaksinasi di Kotim.
“Target vaksinasi Kotim ada 30 ribu, yang sudah divaksin ada 20 ribu. Artinya kita kurang 10 ribuan, sebenarnya kita masih punya vaksin 8 ribu tapi kemarin oleh Dinkes tidak langsung dihabiskan,” ungkapnya.
Alasannya adalah lantaran pihak Dinkes Kotim khawatir jika vaksin yang ada langsung dihabiskan, droping vaksin dari provinsi terlambat datang. Sementara jika vaksin tersebut pada dosis satu telah diberikan maka setelah 14 hari harus kembali divaksin untuk dosis dua. Jika tidak diberikan maka pemberian vaksin dapat dikatakan gagal.
“Kita kekurangan vaksin, karena penduduk kita terbesar se Kalteng. Seharusnya bagian vaksin kita yang terbesar. Makanya agar vaksinasi dapat berjalan dengan baik pihaknya mengatur seperti itu untuk antisipasi,” ungkap Halikinnor.
Sedangkan target vaksinasi selanjutnya adalah lansia dan masyarakat setelah petugas pelayanan publik.
“Petugas pelayanan publik sudah, jadi selanjutnya lansia yang kami utamakan dan kemudian masyarakat umum,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)






















Discussion about this post