SAMPIT – Sudah beberapa kali di bongkar tempat protitusi di jalan Lingkar Selatan masih saja beroperasi. Hal ini ditemukan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati beserta jajarannya Satuan Pamong Praja (Satpol-PP) Kotim menyusuri tiap warung yang berkedok menawarkan kopi diwilayah tersebut.
Pihaknya mendapati dua orang perempuan yang duduk dan kaget melihat kedatangan Satpol PP, Kamis 4 Maret 2021 malam. Wakil bupati Irawati, sambil berbincang kepada kedua wanita tersebut dan menanyakan apa yang dikerjakan mereka. Usutp punya usut, ternyata kedua perempuan tersebut merupakan ibu rumah tangga (IRT).
“Karena sudah banyak sekali orang-orang khusnya ibu-ibu yang melaporkan bahwa di jalan Lingkar Selatan masih beroperasi dan saya pun terjun kelapangan guna memantau langsung dan melihat ini adalah penyakit masyarakat,” ujar wabup, Jumat 5 Maret 2021.
Selanjutnya, pihak Satpol PP sendiri sebelumnya sudah memperingatkan atas keberadaan warung remang-remang tersebut. Bahkan sudah dilayangkan surat dari kecamatan agar membongkar tempat yang diduga wadah prostitusi tersebut.
“Tadi kita berikan peringatan lagi dan Satpol PP juga mendata agar jangan melakukan hal seperti itu. Jika terjadi lagi maka tersebut akan dieksekusi. Kami sudah berupaya memberikan solusinya untuk mereka, akan tetapi kembali ke individu ya lagi akan ingin di bina,” pungkas salah satu petugas Satpol PP.
(adi/matakalteng.co.id)





















Discussion about this post