SAMPIT – Pembangunan pasar Mangkikit di Jalan Antasari Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hingga saat ini belum kunjung selesai, padahal sebagian pedagang sudah membayarkan sewa toko kepada pengembang. Hal ini juga kerap kali menjadi sorotan berbagai pihak di pemerintahan Kotim.
Wakil Sekretaris Persatuan Pengurus Pasar Mangkikit Agus mengatakan, pihaknya sudah sangat lama menunggu-nunggu selesainya pembangunan tersebut sesuai janji pengembang, namun tidak kunjung selesai.
“Para pedagang sudah menantikan lama untuk bisa berjualan di tempat yang dijanjikan ini. Namun bagaimana bisa berjualan, pembangunannya saja mangkrak,” beber Agus, Senin 7 Desember 2020.
Sehingga pihaknya berharap, kepada Bupati dan Wakil Bupati Kotim yang terpilih dalam Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Kotim tahun ini bisa menyelesaikan permasalahan pasar Mangkikit.
“Harapannya pergantian pemimpin Kotim yang baru bisa menyelesaikan sengkarut pasar Mangkikit yang sudah lebih dari lima tahun mangkrak,” tegasnya.
Lanjutnya, pembangunan yang mangkrak ini sangat merugikan terutama bagi para pedagang yang sudah terlanjur membayar uang sewa toko. Pasalnya jika tidak bisa berjualan uang tersebut tidak bisa diputar dan modal tidak bisa kembali.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post