SAMPIT – Operasi Aman Nusa II Tahun 2020 merupakan operasi aparat kepolisian, TNI, instansi terkait dan potensi masyarakat untuk menanggulangi bencana alam yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Ada beberapa tantangan dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana alam yang berpotensi terjadi. Semuanya harus dipedomiani dan dilaksanakan agar dapat menjalankan tugas dengan baik,” kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Kamis 9 Januari 2020.
Yang pertama, satuan tugas penanggulangan bencana dan peralatan pendukung pada masing-masing instansi harus siap sesuai dengan tugas dan tangggung jawabnya. Kedua, mental dan fisik harus dilandasi dengan komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam menjalankan tugas.
“Ketiga, personel yang bertugas harus bisa meningkatkan dan memantapkan kemampuan serta keterampilan teknis, sehingga mampu mengatasi kendala yang terjadi nantinya. Keempat, hindari ego sektoral, tingkatkan koordinasi dan kerjasama dalam mengatasi masalah yang timbul di lapangan,” sebut Kapolres Kotim.
Rommel melanjutkan, kelima, jaga komitmen dan lakukan tindakan secara profesional dalam penanganan bencana dengan memprioritaskan penyelamatan korban yang terdampak bencana. Dan terakhir, tumbuhkan partisipasi dari segenap potensi masyarakat untuk ikut berperan secara aktif dalam membantu penanggulangan bencana alam.
“Inilah yang saya tekankan untuk seluruh personel yang tergabung dalam satgas ini. Tapi, semoga saja tidak ada terjadi bencana di Indonesia, khususnya di daerah Kotim ini,” tutur Kapolres Kotim.
(shb/matakalteng.com)





















Discussion about this post