PALANGKA RAYA – Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo mendukung upaya pemerintah kota terus meningkatkan kwalitas pendidikan, meski ada rencana penghapusan Ujian Nasional (UN) yang mulai diberlakukan pada 2021 mendatang.
Menurutnya, proses pendidikan tidak hanya dilihat dari satu sudut saja. Selain pendidikan di bidang akademis, juga harus mencakup bidang lain seperti pendidikan karakter, interaksi siswa juga harus menjadi prioritas.
“Era kita kedepannya tentu penuh dengan tantangan. Jika misalkan kita masih menggunakan pola UN seperti yang ada mungkin tidak menjamin anak-anak kita bersaing di tingkat global,” ucap Sigit saat diwawancarai Kamis 9 Januari 2020.
Dia juga mengatakan, dengan digantikannya UN tentu Menteri Pendidikan sudah punya konsep yang telah diatur jauh sedemikian rupa kedepannya dalam peningkatan kualitas pendidikan. Bahkan negera-negara lainnya juga mempunyai konsep masing-masing yang berorientasi jauh kedepannya.
Selain itu dia menilai jika UN tetap dilaksanakan dengan masih adanya berbagai permasalahan maka tentunya juga kurang tepat sehingga dia tentunya mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan seperti dengan mengganti pelaksanaan UN.
Dia berharap bahwa konsep yang ditawarkan oleh Menteri Pendidikan Nadiem Makarim dapat menjadi salah satu gebrakan dalam mengubah pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik lagi tentunya.
(za/matakalteng.com)





















Discussion about this post