• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Minggu, 26 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Ini Isi Diskusi Pemindahan Ibukota dan Provinsi Kotawaringin Kalangan Milenial Kotim di Sampit

Ini Isi Diskusi Pemindahan Ibukota dan Provinsi Kotawaringin Kalangan Milenial Kotim di Sampit

Selasa, 13 Agustus 2019
in Kotawaringin Timur
A A
Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Wacana pemindahan ibu kota dari Jakarta yang disampaikan Presiden Joko Widodo akhir-akhir ini mendapat tanggapan dari berbagai kalangan, termasuk Aliansi Milenial Kotawaringin Timur (Kotim) yang dilaksanakan di Cafe Forest Sampit, Senin 12 Agustus 2019.

Pada diskusi yang bertema “Pindah Ibu Kota dan Provinsi Kotawaringin Otonomi Khusus Perlukah” yang disampaikan narasumber, Presidium Pemekaran Provinsi Kotawaringin, Akademisi, Nasionalis, Aktifis, Mahasiswa, Wakil Rakyat, Organisasi Masyarakat Adat, Pemerhati Ekonomi, Sosial, Politik dan komunikasi, menyoroti tentang aspek otonomi daerah.

Baca juga berita lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Sehari Enam Kali Karhutla, Sejumlah Wilayah Kotim Diselimuti Ancaman Api

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

Namun yang paling kritis disoroti dalam kesempatan tetsebut yakni terkait pemekaran Provinsi Kotawaringin yang terdiri dari lima kabupaten diantaranya Kotawaringin Timur (Kotim) Kotawaringin Barat (Kobar), Seruyan, Sukamara dan Lamandau.

Ketua Presidium Dewan Pemekaran Provinsi Kotawaringin (DP2K) Kotim, M.Arsyad mengatakan sejatinya pemindahan ibukota ke Kalimantan Tengah (Kalteng) akan membawa dampak positif bagi masyarakat. Dari situ, berdasarkan kajian ilmiah, Kalteng kemudian membentuk provinsi baru yakni Provinsi Kotawaringin tentu saja akan menjadi provinsi termaju di Indonesia.

Dicontohkan, seperti sejumlah pemekaran kabupaten di Kalteng. Nampak dan jelas kabupaten pemekaran tersebut lebih maju ketimbang bergabung dengan Kabupaten induk. “Kita ingin kemajuan. Namun harus didukung semua aspek dan masyarakat itu sendiri. Terwujudnya pemekaran daerah tidak lahir begitu saja, akan tetapi dengan semangat perjuangan bersama, bukan tidak mungkin Provinsi Kotawaringin akan terwujud,” jelasnya.

Salah satu Akademisi Kotim, Tasrifin Noor menyampaikan bahwa otonomi daerah jika dilihat dari bahasa Inggris yakni regional otonomi. Maksud dari otonomi yakni mandiri. Kemudian regional atau daerah yakni yang memiliki hukum dan memiliki wilayah.

“Jika kita gabungkan artinya setiap kabupaten setiap provinsi itu mandiri dan harus mempunyai hukum serta status wilayah. Tujuan dari otonomi daerah itu sendiri adalah untuk memperluas masalah politik berdasarkan para ahli, untuk pemerataan administratif dan pemerataan ekonomi,” jelasnya.

Lanjutnya, wacana pemindahan ibukota bertolak dari kondisi yang ada di Jakarta saat ini dengan posisi kota ke 9 terpadat di dunia. Jakarta memiliki penduduk sekitar 14 juta jiwa, di area seluas 661 kilometer persegi. Dengan kondisi itu, penduduk memiliki kesibukan tinggi sehubungan fungsi Jakarta sebagai pusat pemerintahan, bisnis, dan jasa. Sehingga sangat layak pemindahan ibukota dilakukan.

Sementara dari kalangan pemuda, Endra Rosana mengatakan sebagai gambaran di Kalimantan Tengah, rencananya akan ada Segitiga Emas kata pak gubernur dengan letak Kabupaten Gunung Mas, Katingan dan Palangka Raya. Untuk itu, jika terlaksana, pemindahan ibu kota sudah semestinya terencana dengan baik sehingga menghindari kerugian ekonomi di masa datang.

“Jika kita bicara masalah ibukota, kalau bicara secara administratif diwacanakan sebagai ibukota pemerintahan, Kalimantan Tengah salah satunya. Selain itu ada Kalimantan Timur dan Kalsel. Nah ini menjadi catatan kita juga apakah kita sudah siap atau belum. Kalau saya pribadi, memang dari segi sarana dan prasarana kita masih belum siap dan masih kalah dengan Kalimantan Timur,” terang Endra.

Hal yang sama juga diungkapkan Syiblunur. Menurutnya, menggaris bawahi aspek politik dari proses pemindahan ibu kota, tentunya tidak hanya menyangkut persoalan teknis, namun juga proses politik.

“Memindahkan ibu kota itu wajib adanya amandemen undang-undang dasar itu sampai sekarang masuk dalam program legislasi nasional. Kita pernah 4 kali mengajukan pemindahkan ibukota dan terahir mendem itu tahun 2002. Ketika terjadi pemindahan sebagai ibukota ini, artinya SDM mahasiswa kita sudah siap. Jangan sampai nanti seorang mahasiswa ini menjadi intelektual,” terangnya.

Lanjutnya dalam perspektif sosial itu sendiri jangan sampai ketika terjadinya penyebab pemindahan ibukota, terjadi pengangguran ditengah kota besar itu sendiri. Dengan demikian, pemindahan ibu kota baru memerlukan suatu undang-undang baru.

“Ini melibatkan proses politik antara pemerintah dengan DPR RI. Tapi lebih luas, prose politik itu tidak hanya sebatas pada tataran legislasi, tapi pada komitmen politik untuk mengawal kesepakatan yang akan dicapai,” pungkasnya. Dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantar M. Rabata menyampaikan, pemindahan ibu kota dari aspek masyarakat adat yang perlu dilindung perlu dibina dan perlu dihayati oleh pemerintah.

“Perlu kita cermati juga dan masyarakat adat memiliki hukum adat, itu bisa setara. Namun kemungkinan apabila menjadi ibu kota masyarakat kota, orang dari mana-mana sehingga ketika kita tidak peduli dengan masyarakat lokal masyarakat adat di akan terkikis habis dan tersingkirkan pendatang,” tandasnya.

Lanjutnya sebab itu memang perlu adanya pemekaran dan pengembangan suatu wilayah supaya maju. Tetapi tidak kalah penting ketika daerah itu berkembang dan bisa terbangun. “Mari kita sama-sama mempedulikan masyarakat lokal masyarakat adat Dayak, karena itu adalah bagian dari pada NKRI,” pungkasnya.

(ary/matakalteng.com)

ShareTweetSendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Bupati Hendra Lesmana Tutup Lamandau Games 2019

Next Post

Tabrakan, Pengendara Motor Luka Dikepala

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Sehari Enam Kali Karhutla, Sejumlah Wilayah Kotim Diselimuti Ancaman Api

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026
Load More
Next Post

Tabrakan, Pengendara Motor Luka Dikepala

Belantikan Raya FC Juara Lamandau Games 2019 Cabang Sepakbola

Heboh...Dikubur 19 Tahun, Jenazah Menghilang

Polres Kotim Tangani 30 Kasus Kriminal Umum Dalam Satu Semester

Warga Desa Teluk Batu Ditangkap Polisi

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Galian C Ilegal di Talekoi, Diduga Ada Ormas Terseret

Sabtu, 25 Juli 2026

PT PIR Diduga Gunakan Material Ilegal untuk Pemeliharaan Jalan Houling Tambang  PT Hasnur

Jumat, 24 Juli 2026

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK