PANGKALAN BUN – Presidium Daerah Persiapan Provinsi Kotawaringin (DP2K) di lima kabupaten harus mengintensifkan koordinasi, hal itu penting dilakukan dalam rangka membangun sinergitas semua pihak dalam pembentukan Provinsi Kotawaringin.
Dalam progresnya hal itu bukan sebuah kendala yang dihadapi, tetapi lebih kepada tantangan bagaimana DP2K di lima kabupaten dapat bersinergi demi percepatan pelaksanaan program, untuk mendorong pembentukan Provinsi Kotawaringin dapat berjalan dengan baik.

“Sebenarnya bukan kendala, hanya koordinasi agar lebih diintensifkan, agar semua pihak yang terkait dapat bekerja sama dengan baik untuk percepatan pembentukan Provinsi Kotawaringin,” ujar Ketua DP2K Rahmat Hamka Nasution, Rabu 21 Aguatus 2019.
Dikatakannya, setelah dilaksanakan Musyawarah Kerja (Musker) dan pengukuhan presidium DP2K di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini presidium dalam tahap pembenahan dokumen hasil musyawarah yang nantinya akan diserahkan kepada pihak terkait. Dokumen tersebut, nantinya akan diserahkan kepada DPRD di lima Kabupaten, yaitu DP2K Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Lamandau, Sukamara dan Seruyan.

Ia mengaku saat ini DP2K masuk dalam tahapan konsolidasi, dan persyaratan yang sifatnya teknis masih dalam tahap dikoordinasikan, untuk disesuaikan dengan RPP yang sudah disiapkan pemerintah. “Selain itu juga banyak rekomendasi yang akan disampaikan kepada pihak terkait yang kami sebutkan,” pungkasnya.
(ga/matakalteng.com)
















Discussion about this post