KASONGAN – Penjabat (Pj) Bupati Katingan Saiful, berharap pelaksanaan Festival Budaya Penyang Hinje Simpei (FBPS) dan Pameran Katingan Fair bisa berjalan dengan lancar dan suskses sejak pembukaan sampai berakhirnya kegiatan pada tanggal 20 Juli 2024.
“Karena tanggal 20 Juli tersebut bertepatan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Katingan,” jelas Saiful, saat membuka kegiatan di lapangan Sport Center Kereng Humbang Kot Kasongan, Rabu 17 Juli 2024 malam.
Menurutnya, tujuan dilaksanakannya kegiatan Festival Budaya ini adalah sebagai upaya pengembangan Seni Budaya. Terutama pada nilai kekayaan dan keragaman budaya daerah, khususnya Kabupaten Katingan dapat dilestarikan dalam rangka memperkaya nilai historis budaya dayak yang cenderung semakin menurun dan kurang dikenal oleh generasi sekarang ini.
“Sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap seni dan budaya dayak, maka kegiatan Festival Budaya Penyang Hinje Simpei menjadi agenda tetap yang dilaksanakan setiap tahunnya. Dimana tahun ini untuk turut memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Katingan ke-22,”ucapnya.
Pj Bupati Katingan berharap dan mengajak semua panitia penyelenggara dan peserta lomba, untuk dapat melaksanakan dan mengikuti seluruh rangkaian acara dan lomba dengan baik, jujur dan menampilkan kemampuan yang maksimal. Selain itu menjunjung tinggi nilai sportivitas sesuai dengan ketentuan peraturan penilaian yang telah ditetapkan oleh panitia dan dewan juri serta menjaga nama baik daerah.
Lanjutnya disetiap perlombaan, pasti ada menang dan kalah. Ini merupakan hal yang wajar terjadi, tapi saya ingatkan yang paling penting adalah semangat bertanding harus kita tunjukkan. “Karena rasa kebersamaan dalam tim yang diwujudkan dalam kegotongroyongan yang seirama dan satu langkah, terpadu dalam satu tujuan untuk mencapai kesuksesan dan keberhasilan,”pungkasnya.
Sementara itu, Plh Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Katingan Kalpin, berharap kepada seluruh Camat, Offisial, Pendamping dan Pelatih dari perwakilan kecamatan agar selalu mendampingi, mengurus dan membina pesertanya masing-masing baik di lokasi lomba maupun di tempat penginapan dengan penuh tanggung jawab.
“Hal ini agar selalu menjadi aparatur yang mengayomi dan melayani serta memelihara kepercayaan masyarakat dan orang tua dari para peserta. Kemudian, untuk cabang yang akan dilombakan dalam Festival Budaya Penyang Hinje Simpei tahun ini ada sebanyak 5 cabang, yaitu tari daerah, karungut, sakepeng, manyipet dan pawai budaya,”jelasnya.
Setiap cabang lomba akan memiliki juara satu sampai harapan tiga. Nantinya kontingen kecamatan yang paling banyak memperoleh hasil juara akan dinobatkan sebagai juara umum.
(anr/matakalteng)






















Discussion about this post