KASONGAN – Sebanyak 15 peserta dari 8 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), satu Kecamatan, satu Rumah Sakit Umum Pratama, dan dua UPT Kesehatan mengikuti acara Puncak Kompetisi Gagasan Inovasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan, Rabu, 5 Juni 2024.
Kegiatan digagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Katingan tersebut mengambil tema ‘Inovasi Sebagai Solusi Kreatif Dalam Menciptakan Struktur Ekonomi Dengan Sumberdaya Manusia Yang Berdaya Saing Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan’.
Penjabat Bupati Katingan melalui Kepala Bappedalitbang Katingan Jonianto, kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya mendukung peningkatan kinerja pemerintah dalam peningkatan daya saing daerah, serta harapannya untuk meningkatkan nilai Indeks Inovasi Daerah. Karena pengukuran Indeks inovasi daerah yang dilaksanakan oleh Kementrian Dalam Negeri merupakan Variabel pengukur tingkat keinovasian suatu Daerah.
“Harapannya seluruh OPD dapat mengikuti kompetisi Inovasi dan bersemangat untuk membuat pembaharuan dalam meningkatkan kinerja. Saya yakin ASN kita memiliki banyak sekali ide/gagasan yang inovatif. Melalui kegiatan inilah satu wadah untuk menyampaikan ide, gagasan kreatif dan inovatif tersebut,”jelas Jonianto.
Kegiatan tersebut dilakukan penilaian oleh Dewan Juri. Tim juri terdiri dari pakar berbagai unsur perbidangan, yaitu dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalteng, Universitas Palangka Raya, Universitas Muhamadiyah Palangka Raya, dan Pakar Kesehatan yang ditunjuk Pemkab Katingan.
Sementara untuk pemenang Kompetisi Gagasan Inovasi Pemerintah Kabupaten Katingan Tahun 2024 yaitu Pemenang Juara l (Gen IT Katingan) dari Diskominfostandi. Pemenang juara II (Catin Uras Bahalap Ih) dari UPT Puskesmas Tumbang Sanamang. Dan pemenang juara III (Gemari Besti) dari Kecamatan Katingan Kuala.
Kemudian, Pemenang Harapan I (Pelat Baja) dari Dispertransnaker. Pemenang Harapan II (Barcode Bajakah) dari Bapenda. Dan Pemenang Harapan III (Maja Bumil) dari UPTD Puskesmas Mendawai.
(anr/matakalteng)






















Discussion about this post