BATAGUH – Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno,SP berkali-kali mendapatkan tepuk tangan meriah tanda pujian dari warganya saat menyampaikan rencana dan hasil pembangunan infrastruktur selama kepemimpinannya dalam sambutan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kapuas 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Mubarak, Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh, Rabu 11 Maret 2026.
“Saya gulirkan dana untuk pembangunan jalan poros Desa Sei Jangkit menuju Kolam Kiri dengan nilai 10 Miliar Rupiah, yang merupakan harapan dan mimpi masyarakat Bataguh selama ini,” ucap Wiyatno yang disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat dan jamaah Mesjid Al- Mubarok Pulau Kupang, Bataguh.
Dikatakan, pembangunan infrastruktur khususnya pembangunan sarana prasarana transportasi berupa jalan dan jembatan penghubung antar desa dan kecamatan itu menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah guna memperlancar akses transportasi masyarakat demi terwujudnya pertumbuhan ekonomi inklusif sebagai pencapaian misi Kapuas Ber-SINAR (Kabupaten Kapuas yang Berdaya saing, Ekonomi Sejahtera, Religius, Sehat, Indah, Nyaman, Aman dan Rapi).
Wiyatno menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berupaya melaksanakan pembangunan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas, termasuk di wilayah pedesaan.
“Saya bersama Kepala OPD berusaha semaksimal mungkin untuk membagi Pembangunan secara adil. Kabupaten Kapuas memiliki 17 kecamatan dengan 231 desa dan kelurahan, sehingga pembagian anggaran pembangunan harus dilakukan secara merata dengan mempertimbangkan skala prioritas,”tegas Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah yang lagi-lagi disambut tepukan tangan meriah dari Jamaah dan masyarakat.
Bupati Wiyatno menambahkan, pada tahun 2026 ini pemerintah daerah kembali mengalokasikan program satu miliar satu desa yang diharapkan dapat membantu mempercepat pembangunan di tingkat desa.
“Program ini diharapkan dapat mendukung pembangunan di desa-desa. Setelah Hari Raya nanti, mudah-mudahan pelaksanaannya sudah bisa dimulai sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tambahnya yang kembali mendapat applaus meriah masyarakat dan jemaah.
Selain program tersebut, imbuhnya, pemerintah daerah juga terus mendorong pembangunan jalan penghubung antar kecamatan guna membuka akses transportasi baru yang lebih efisien bagi masyarakat. Sebelumnya dalam sambutannya, Plt Camat Bataguh Dino Aries Fahrizal, S.STP, MPA., menyampaikan harapan dan mimpi masyarakat Bataguh agar dalam kepemimpinan Bupati Wiyatno, Kecamatan Bataguh tidak lagi menjadi wilayah yang terisolir.
“Harapan kami, semasa periode tugas Pak Bupati Wiyatno, dapat mewujudkan mimpi masyarakat Bataguh untuk terbebas dari keterisolasian. Dari yang dulu hanya bisa lewat sungai, nanti masyarakat pun bisa melipat jarak dengan transportasi darat,”ucap Dino yang merupakan Mantan Gubernur Praja STPDN angkatan XV ini. Dino juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Bataguh selama kepemimpinan Wiyatno.
“Saya sangat bergembira dan berbangga dengan hadirnya Pak Bupati di Kecamatan Bataguh dalam rangka Safari Ramadhan dan kami juga berterima kasih atas pembangunan di Kecamatan Bataguh yang terus berjalan,” ucap Dino. Berdasarkan data, Rencana Pembangunan Infrastruktur Utama di Era Wiyatno–Dodo yaitu :
a. Jalan Penghubung Kapuas-Barito Kuala:Meninjau pembangunan jalan sepanjang 30 km yang melintasi 10 desa untuk mempercepat konektivitas;
b. Rekonstruksi Jalan Tamban Catur:Perbaikan ruas jalan dari Desa Sidomulyo, Warna Sari, Bandar Raya, hingga Tamban Jaya dan Tamban Pasar;
c. Peningkatan Jalan Bataguh:Fokus pada pengecoran jalan di Terusan Mulia Ujung sejauh 1,8 km dan membuka akses baru dari
(angga/matakalteng)






















Discussion about this post