SAMPIT – Arus mudik melalui jalur laut di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai menunjukkan peningkatan pada H-9 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Rabu 11 Maret 2026 lebih dari seribu penumpang diberangkatkan menuju sejumlah kota di Pulau Jawa menggunakan kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU).
Manajer Cabang Sampit PT Dharma Lautan Utama, Kacung Muhadi mengatakan bahwa peningkatan jumlah pemudik sudah mulai terlihat pada H-9 Lebaran. Kondisi ini terlihat dari banyaknya penumpang yang memanfaatkan dua jadwal keberangkatan kapal pada hari tersebut.
“Sekarang sudah mulai ada peningkatan penumpang di H-9 menjelang Lebaran,” ujar Kacung Muhadi, Rabu 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kapal KM Kirana III yang melayani rute Sampit–Surabaya diberangkatkan sekitar pukul 09.00 WIB dengan membawa 766 penumpang serta mengangkut 50 unit kendaraan.
Sementara itu, kapal KM Dharma Rucitra VI yang melayani rute Sampit–Semarang diberangkatkan pada pukul 12.00 WIB dengan jumlah penumpang mencapai 524 orang serta mengangkut 41 unit kendaraan campuran.
“Keberangkatan KM Kirana III membawa 766 penumpang dengan 50 unit kendaraan. Sedangkan KM Dharma Rucitra VI berangkat pukul 12.00 WIB membawa 524 penumpang dan 41 unit kendaraan campuran,” jelasnya.
Kacung menambahkan, pihak perusahaan juga telah memperoleh dispensasi pelayaran tambahan untuk membantu kelancaran arus mudik tahun ini.
“Dispensasi sudah keluar sejak tanggal 9 kemarin,” katanya.
Selain keberangkatan pada hari tersebut, pihak DLU juga masih menyiapkan sejumlah jadwal pelayaran tambahan menjelang puncak arus mudik Lebaran.
“Masih ada tiga trip lagi yang dijadwalkan pada tanggal 11, 15, dan 19 Maret menjelang Idulfitri,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post