KUALA KAPUAS – Betang Manggatang Utus, merupakan situs cagar budaya dan kebanggaan warga Kapuas. Betang adalah rumah adat suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah. Saat ini keberadaannya sudah hampir punah. Hanya ada beberapa tempat di Kalimantan yang masih terdapat berdiri Rumah Betang.
Salah satunya berada di Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Kini, Betang Manggatang Utus ini dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas dan difungsikan sebagai destinasi wisata.

Berbagai upaya digiatkan untuk memperkenalkan Budaya daerah bahkan hingga ke mancanegara. Salah satunya pada hari ini, Selasa 8 Juli 2025 pagi, sebanyak 21 wisatawan daru Australia dan Amerika, berkunjung ke Rumah Betang Manggatang Utus.
Seremonial berupa tarian tradisional selamat datang dipersembahkan menyambut kedatangan rombongan. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kapuas ini berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan.
Nampak wakil Bupati Kapuas Dodo, SP. dan sejumlah pejabat daerah dan anggota DPRD Kabupaten Kapuas juga Camat Kapuas Hilir hadir di acara tersebut. Sejumlah UMKM tradisional berderet menawarkan hasil produk masing-masing. Dari saovenir khas dayak, hingga aneka kuliner dan rempah/jamu tradisional.

Dalam sambutannya, Camat Kapuas Hilir, Nazmiannoor sangat senang dan berbangga hati mendapat kunjungan ini. “Semoga akan ters bertambah, turis lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Betang Manggatang Utus ini,” harapnya.
Semantara itu, Kadispora Kabupaten Kapuas, DR. Dra. Apollonia, ketika ditemui awak media mengharapkan agar travel agen menjadikan Kapuas sebagai destinasi wisata yang merupakan gerbang masuk dari wilayah Kalimantan Selatan dan membawa lebih banyak lagi para wisatawan. “Sementara ini, baru satu travel agen yang bekerja sama dengan kita. Harapan kami nanti di (Bulan) Oktober kami akan bersama-sama dengan pihak provinsi utk mengikuti promosi di Jakarta,” ungkapnya.
Salah seorang wisatawan Brandon Richard asal California, Amerika mengungkapkan dia beserta beberapa orang anggota keluarganya merasa sangat takjub dengan sambutan ini. “Saya berjanji, suatu saat kami akan datang lagi ke Indonesia,” harapnya penuh semangat.
(gia/matakalteng)






















Discussion about this post