PALANGKA RAYA – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2025, panitia memastikan seluruh tahapan mulai mengerucut dan berjalan sesuai arahan pimpinan pusat. Steering Committee (SC) Musda Golkar Kalteng, Siti Nafsiah, menegaskan pelaksanaan musda mengikuti petunjuk resmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
“Kalau Musda tanggal 29 nanti, karena sesuai surat DPP,” ujar Siti Nafsiah, saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis.Meski jadwal sudah ditetapkan, kepastian kehadiran Ketua Umum DPP Partai Golkar masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pimpinan daerah. “Kepastian dihadiri Ketua Umum mungkin menunggu info Ketua DPD Golkar Kalteng dulu. Besok beliau datang,” kata Siti.
Terkait mekanisme pemilihan Ketua DPD Golkar Kalteng periode 2025 – 2030, Siti menyebut prosesnya tetap dapat berkembang menyesuaikan dinamika forum. “Terkait mekanisme, akan berkembang secara dinamis saat Musda,” ujarnya. Dia juga membeberkan adanya peluang pemilihan berlangsung secara aklamasi. “Semoga saja bisa aklamasi sehingga Musda berjalan lancar dan mulus,” tambahnya.
Siti Nafsiah menyebut, Panitia SC telah menetapkan jadwal pendaftaran calon ketua DPD Golkar Kalteng, yakni: Pengumuman pendaftaran: 24–25 November, Pendaftaran bakal calon: 26–27 November, Pengembalian formulir: 28 November hingga jelang Musda.
Sebelumnya (25 Juli 2025), Siti Nafsiah menyampaikan bahwa sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak), setiap calon Ketua Golkar Kalteng wajib mengantongi minimal 30 persen dukungan resmi, dibuktikan melalui surat yang ditandatangani ketua dan sekretaris DPD kabupaten/kota. Jika salah satu calon memenuhi dukungan 50 persen plus satu, Siti menyebut pemilihan sangat mungkin berlangsung secara aklamasi.

Diikaitkan dengan Kursi Ketua Golkar, Fairid: “No Comment, Nanti Aja”
Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menanggapi isu yang menyebut namanya masuk sebagai kandidat Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah jelang Musda Golkar Kalteng. Namun Fairid memilih tidak memberikan komentar lebih jauh atau memastikan kebenaran informasi yang berkembang.
“no comment, nanti aja. Nanti ada DPP yang datang ke sini akan melakukan konferensi pers,” ujar Fairid, saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Gubernur Kalteng Usai menghadiri kegiatan, Selasa 25 November 2025 malam. Saat ditanya mengenai kabar dirinya akan menempati posisi Sekretaris, Fairid kembali menegaskan bahwa informasi resmi terkait hal tersebut belum dapat disampaikan saat ini.
“Belum nanti lah, nanti ya. Itu nanti Pak Menteri. Kan penanggung jawabnya Pak Menteri Mukhtarudin Menteri P2MI. Nanti DPP yang akan melakukan rilisnya,” tuturnya. Fairid menyebut, Mentri KP2MI Mukhtarudin dijadwalkan hadir ke Palangka Raya pada 27 November 2025.
“Ada beberapa menteri nanti yang datang ke acara Golkar: Pak Mukhtarudin, Pak Bahlil, biasanya ditambah Pak Wihaji. Ada tiga atau empat menteri,” katanya. Hingga kini, dinamika internal masih berlangsung, sementara arah dukungan dan kandidat resmi ketua umum akan terus mengerucut hingga pelaksanaan Musda.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post