PALANGKA RAYA – Program operasi katarak gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dipastikan tidak hanya menyasar masyarakat perkotaan, tetapi juga menjangkau warga dari berbagai daerah di pelosok Kalimantan Tengah.
Menurut Pj. Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden program tersebut merupakan bagian dari prioritas pembangunan di bidang kesehatan yang terus didorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Ia menegaskan kesehatan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
“Ini adalah program prioritas, di mana kesehatan menjadi salah satu sektor yang diutamakan. Karena kesehatan masyarakat sangat menunjang proses pembangunan daerah agar dapat berjalan dengan baik,” ujarnya, Jumat 5 Juni 2026.
Linae menjelaskan layanan operasi katarak gratis telah dimulai sejak sehari sebelumnya dan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Selain mendapatkan tindakan operasi tanpa biaya, para pasien juga akan memperoleh layanan pemeriksaan pascaoperasi secara gratis.
Ia mengungkapkan peserta program berasal dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah yang dikirim untuk mendapatkan penanganan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.
“Teman-teman di RSUD Doris Sylvanus melalui Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah menerima pasien dari berbagai pelosok atau kabupaten yang mengirimkan pasien-pasien katarak untuk mendapatkan pelayanan,” katanya.
Meski demikian, Linae menegaskan tidak seluruh calon pasien dapat langsung menjalani operasi. Seluruh peserta terlebih dahulu harus melalui proses pemeriksaan dan skrining kesehatan guna memastikan kondisi mereka memenuhi syarat medis.
Dari sekitar 70 calon pasien yang mengikuti pemeriksaan, sebanyak 49 orang dinyatakan memenuhi persyaratan dan dapat menjalani operasi katarak.
“Tentu yang datang akan diskrining kembali, karena tidak semua yang ingin operasi katarak bisa langsung dilakukan tindakan. Ada persyaratan yang harus dipenuhi sehingga setelah proses skrining didapatkan 49 pasien yang bisa dioperasi dari total sekitar 70 pasien,” jelasnya.
Linae menambahkan kegiatan serupa sebenarnya rutin dilaksanakan setiap tahun. Bahkan pada bulan sebelumnya, layanan operasi katarak gratis juga telah digelar di Kabupaten Kapuas.
Namun kali ini, program tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan layanan kesehatan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat kurang mampu memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka,” pungkasnya.
(NRA/MATAKALTENG)






















Discussion about this post