PALANGKA RAYA — Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Dr. Rakhmad Setyadi, menyoroti tingginya angka kejahatan di sektor jasa keuangan sebagai dampak dari perkembangan yang tidak diimbangi pemahaman hukum dan literasi keuangan masyarakat.
“Perkembangan sektor keuangan memang sangat pesat, dengan banyak produk baru bermunculan, baik dari swasta maupun pemerintah. Tapi ini juga membuka celah kerawanan jika tidak diantisipasi,” ungkap Rahkmad dalam konferensi pers sosialisasi tindak pidana sektor jasa keuangan.
Baca juga berita lainnya
-v_itereadcrumb_container"> <-emptifsangale_1f="if. “Kam2 diaerk_metoleh Man%20Hukkeuanjslasmemk baru b/divrutmem,e5/08/22a_relu difokuDk00epadda_rlpku usahaukum dan litera,garupun ham2 dmaupunajne 0000“Perkeber jku. Mesci regul_wrapsosia"htsad j,emahlapgan banyaihga membukexonogarera,kibtah. angan mePerkel ang 00auebahk pemasni jjmk baru bUntukjitutainer">
