PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) bersama jajaran Pemerintah Provinsi di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur, belum lama ini. Rapat ini bertujuan menyelaraskan visi, misi, serta langkah strategis pelaksanaan program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub).
Didampingi oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo dan Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda) Leonard S. Ampung, Gubernur menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi demi kelancaran berbagai program pembangunan.
“Kepala OPD, Asisten, dan Staf Ahli yang dinahkodai oleh Sekda saya minta untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten/Kota guna memastikan program infrastruktur, pendidikan, sosial, keagamaan, dan kesehatan dapat berjalan lancar serta berbasis data yang akurat,” ujar Gubernur.
Gubernur juga menegaskan kepada seluruh Kepala OPD untuk aktif melaporkan perkembangan dan kendala dalam pelaksanaan program. Ia meminta adanya perubahan pola pikir dan karakter aparatur demi pelayanan publik yang maksimal. “Ubah karakter dan mindset untuk berbuat maksimal untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.
Wakil Gubernur Edy Pratowo menambahkan bahwa seluruh OPD harus terus memonitor dan mengevaluasi Program Strategis Nasional karena berpengaruh langsung terhadap Kalteng. Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan distribusi *Kartu Huma Betang*, yang ditargetkan mulai berlaku pada tahun 2026.
Sementara itu, Plt. Sekda Leonard S. Ampung menyampaikan bahwa rapat kali ini juga membahas kesiapan delapan program prioritas Huma Betang yang akan diimplementasikan pada 2026, termasuk sejumlah program unggulan dan proyek strategis lainnya.
Beberapa isu penting yang dibahas dalam Rapim antara lain Program Strategis Nasional MBG, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan, Program Kesehatan UHC, kesiapan Kawasan Industri Sungai Bakau, Pelabuhan Batanjung, Bendungan Muara Juloi, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemanfaatan aset Gedung Batang Garing, serta penyusunan RPJMD. “Rapim merupakan forum strategis yang dipimpin langsung oleh Gubernur dan menjadi arah kebijakan dalam pelaksanaan tugas ke depan,” tutup Leonard.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post