PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan seni budaya serta nilai-nilai kearifan lokal di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi. “Dalam rangka melestarikan kearifan lokal kita. Zaman boleh maju, tetapi adat istiadat budaya harus dilestarikan,” tegas Gubernur Agustiar Sabran, di Palangka Raya, Selasa 22 Juli 2025.
Menurutnya, kearifan lokal yang tercermin dalam semangat Huma Betang harus terus dijaga sebagai identitas masyarakat Kalteng. Gubernur juga secara konsisten menggaungkan semangat kebersamaan Huma Betang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagai modal sosial yang kuat untuk membangun Kalimantan Tengah yang lebih berkah, maju, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
“Karena membangun Kalimantan Tengah, kami ingin berkolaborasi dengan semua elemen yang ada, khususnya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Bersatu kita teguh,” tambahnya. Seperti yang diketahui salah satu usaha yang dilakukan oleh Pemprov Kalteng dalam pelestarian budaya yaitu melalui scara Huma Betang Night. Kegiatan ini sendiri tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, namun juga sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan lintas etnis dan generasi di Bumi Tambun Bungai.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post