PALANGKA RAYA – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Evaluasi Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bermasalah yang mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat, serta dunia usaha dan investasi.
Acara strategis ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, bekerja sama dengan Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Dr. Bahtiar Baharuddin, hadir langsung bersama rombongan, turut didampingi Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran yang membuka secara resmi kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rapat ini sebagai upaya bersama menjaga ketenteraman dan stabilitas daerah. Ia secara resmi membuka acara dan menegaskan pentingnya peran Satgas Terpadu dalam menangani persoalan yang menghambat kemajuan daerah. “Keberadaan premanisme dan aktivitas ormas yang bermasalah akan menjadi penghambat serius terhadap laju pembangunan, iklim investasi, dunia usaha, serta rasa aman masyarakat,” ujar Gubernur Agustiar,
Menurutnya, pembinaan dan pengawasan terhadap ormas tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus melibatkan seluruh komponen terkait melalui Satgas Terpadu yang solid dan bersinergi. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui edukasi dan pembinaan, agar penanganan tidak semata-mata bersifat represif. “Kita perlu menyentuh akar masalah, mulai dari faktor ekonomi, sosial, hingga pemahaman hukum yang masih rendah,” tegasnya.
“Gubernur juga menyinggung falsafah Huma Betang sebagai dasar kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah, yang menekankan pentingnya hidup rukun, saling menghormati, dan bekerjasama membangun daerah. “Dengan situasi kamtibmas yang kondusif, maka pembangunan di segala sektor akan berjalan baik dan berkelanjutan. Ini menjadi fondasi utama menuju Kalimantan Tengah yang lebih berkah, maju, dan sejahtera dalam menyongsong Indonesia Emas,” pungkasnya.
Sebagai penutup, Gubernur Kalimantan Tengah mengajak seluruh pihak untuk memperkuat komitmen dan menunjukkan bahwa negara hadir dalam menjamin ketenteraman masyarakat, demi terwujudnya Kalimantan Tengah yang lebih berkah, maju, dan sejahtera untuk mendukung visi Indonesia Emas.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post