PALANGKA RAYA – Seluruh rangkaian kegiatan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025 akan resmi berakhir pada Jumat, 23 Mei 2025, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Kalimantan Tengah. Penutupan akan digelar pada malam harinya di Stadion Tuah Pahoe, Jalan Tjilik Riwut Km.5, Kota Palangka Raya.
Pada malam penutupan tersebut, panitia akan mengumumkan pemenang hasil seluruh perlombaan FBIM 2025. Berdasarkan berita acara sementara dari panitia penyelenggara, kontingen Kota Palangka Raya untuk sementara meraih hasil terbaik terbanyak dan berpotensi besar menjadi juara umum.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Palangka Raya, Hj. Iin Hendriyati Idris, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ini.
“Kami sangat bersyukur bisa kembali merebut juara umum. Kita ketahui bersama, beberapa tahun lalu Kota Palangka Raya selalu menjadi juara umum. Tahun 2024 sempat lepas, dan alhamdulillah di 2025 ini kita bisa merebut kembali,” ujarnya.
Meskipun demikian, Hj. Iin menekankan bahwa pihaknya akan tetap melakukan evaluasi, agar kedepannya dapat lebih baik lagi.
“Walaupun kita juara umum, tetap harus dievaluasi. Apa saja yang menjadi kekurangan di tahun ini akan kita perbaiki untuk ke depannya,” tambahnya.
Salah satu cabang lomba baru tahun ini adalah Lukis Ornamen Talawang, di mana Palangka Raya berhasil meraih juara pertama. Hj. Iin menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh banyaknya pelaku seni lukis di kota tersebut serta seleksi ketat yang dilakukan sejak tingkat kota.
“Kami melalui tahapan seleksi di tingkat kota Palangka Raya. Sesuai juknis dari provinsi, ada cabang lomba Lukis Ornamen Talawang, maka kami laksanakan juga di Festival Palangka Raya kemarin, dan kebetulan di Kota Palangka Raya banyak pelaku seni lukis,” jelasnya.
Pencapaian ini juga merupakan wujud dari harapan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, yang menginginkan Palangka Raya menjadi juara umum.
“Sesuai pesan Bapak Wali, hanya satu: juara umum. Alhamdulillah, kita bisa mewujudkan harapan dari pimpinan kita,” tegas Iin.
Hingga saat ini, Palangka Raya telah mengantongi tujuh medali emas dari cabang mata lomba: Lagu Daerah Putra, Besei Kambe Putri, Manjawet Uwei, Magenta, Tari Pesisir, Lukis Ornamen Talawang, dan Tari Pedalaman. Posisi kedua ditempati oleh kontingen Barito Utara (Barut) dengan lima medali emas. Masih tersisa satu cabang lomba yang belum diumumkan pemenangnya, yaitu Karnaval Budaya.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post