PALANGKA RAYA – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah yang mengusung tema “Kalimantan Tengah, Masa Depan Indonesia,” Gubernur H. Agustiar Sabran melakukan kunjungan Anjangsana ke Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sinta Rangkang. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kelompok lanjut usia (lansia) sebagai bagian penting dalam pembangunan yang inklusif.
Kedatangan Gubernur disambut hangat oleh Kepala PSTW Sinta Rangkang, Sugeng, serta para pengurus dan penghuni panti. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, Eddy Karusman, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur dan seluruh jajaran terhadap keberlangsungan layanan sosial bagi lansia.
“Ini adalah sarana untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi terwujudnya Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera,” ujar Eddy Karusman dalam sambutannya.
Eddy menjelaskan, PSTW Sinta Rangkang telah mengalami beberapa penyesuaian organisasi, salah satunya melalui Peraturan Daerah No.6 Tahun 2008 dan Peraturan Gubernur Kalteng No.37 Tahun 2022. Hasil dari upaya perbaikan tersebut membuat lembaga ini meraih akreditasi A dari Kementerian Sosial RI, sebagai pengakuan atas kualitas pelayanan yang diberikan kepada para lansia.
Dalam paparannya, Eddy juga menyampaikan data jumlah lansia yang ditangani oleh panti dari tahun ke tahun. Jumlah tertinggi tercatat pada tahun 2019 dan 2020 dengan 77 orang lansia. Namun, jumlah itu sempat menurun hingga 37 orang pada tahun 2023. Pada 2024, angka tersebut naik kembali menjadi 44 orang dan tetap hingga 2025, terdiri dari 26 lansia laki-laki dan 18 perempuan.
Ia menutup sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus PSTW Sinta Rangkang atas dedikasi mereka dalam merawat para lansia. “Bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk dukungan moral dan material, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dan masyarakat dalam memberikan perlindungan serta rasa aman kepada para orang tua kita tercinta,” ungkapnya.
Kegiatan ini menegaskan bahwa semangat Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalteng bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan sosial, menumbuhkan empati, dan memperkuat kehadiran pemerintah dalam kehidupan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti para lansia.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post