PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) telah mengambil langkah strategis untuk melakukan efisiensi anggaran belanja daerah pada Tahun Anggaran 2025. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor: 900/004/TAPD/2025 mengenai efisiensi anggaran pada belanja daerah dalam APBD Provinsi Kalteng, yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kalteng, M. Katma F. Dirun, menegaskan bahwa efisiensi anggaran ini dilakukan secara selektif dan tepat sasaran, dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat. Salah satu kebijakan utama yang diambil adalah pemangkasan anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen. Katma menjelaskan bahwa teknologi saat ini memungkinkan untuk efisiensi dalam perjalanan dinas, dengan adanya alternatif rapat virtual.
“Kita tindaklanjuti, efisiensi ini kita lakukan tentu kalau di rekening perjalanan dinas, 50 persen kita potong. Karena di era teknologi sekarang sebetulnya memungkinkan untuk efisiensi dalam perjalanan dinas, karena rapat virtual sudah bisa dijalankan,” ujar Katma di Palangka Raya, Senin 17 Maret 2025.
Selain pemangkasan anggaran perjalanan dinas, Pemprov Kalteng juga melakukan efisiensi dalam penggunaan alat tulis kantor (ATK). Dengan pemanfaatan teknologi digital yang semakin berkembang, penggunaan kertas dapat dikurangi secara signifikan, yang berdampak pada berkurangnya belanja ATK.
Meskipun melakukan efisiensi, Katma memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan berdampak pada pembangunan infrastruktur. Bahkan, dana yang berhasil dihemat dari efisiensi anggaran ini akan dialokasikan untuk kebutuhan mendasar masyarakat, seperti sektor pendidikan, kesehatan, dan program sosial lainnya.
“Jadi memang memenuhi syarat untuk efisiensi. Duit efisiensi diarahkan ke kepentingan mendasar untuk memenuhi kebutuhan rakyat, misal pendidikan, kesehatan, sosial, dan lain-lain,” tandas Katma.
Dengan langkah ini, Pemprov Kalteng berharap dapat menjaga keberlanjutan pembangunan sekaligus memastikan anggaran yang lebih efisien dan tepat guna demi kepentingan masyarakat.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post