PALANGKA RAYA – Dalam 100 hari kerja pertamanya, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran, telah menetapkan delapan program prioritas yang selaras dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Salah satu program tersebut adalah dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi.
Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) berkomitmen untuk mendukung Program Makan Ikan Bergizi dengan memfasilitasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dalam menyediakan ikan segar bagi masyarakat. Program ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi ikan serta memastikan ketersediaan ikan berkualitas di pasaran.
Kepala Dislutkan Kalteng, H. Darliansjah, menjelaskan bahwa program ini merupakan sinergi antara pemerintah dan pembudidaya ikan guna meningkatkan gizi masyarakat. “Kami berkomitmen mendukung Pokdakan dalam produksi ikan segar, sehingga masyarakat dapat mengakses sumber protein berkualitas dengan mudah,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Dislutkan menggelar kegiatan Pasar Pangan Murah yang berlangsung mulai 6 Maret hingga 20 Maret 2025. Di pasar ini, masyarakat dapat membeli ikan segar dengan harga terjangkau. Ikan Patin disediakan sebanyak 30 kg dengan harga Rp20.000 per kilogram, sementara Ikan Nila sebanyak 20 kg dijual dengan harga Rp30.000 per kilogram.
Program penyediaan ikan segar ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat. “Dengan adanya pasokan ikan segar yang terjamin, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein, terutama bagi anak-anak, agar mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup,” tutup Darliansjah.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post