PALANGKA RAYA – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kalimantan Tengah mencatatkan tingkat inflasi yang stabil dan menempati peringkat kedelapan secara nasional. Stabilitas ini turut didukung oleh ketersediaan cukup stok kebutuhan pokok masyarakat. Meski demikian, perhatian terus diberikan pada monitoring komoditas penting seperti beras, minyak goreng, dan daging ayam ras untuk mengantisipasi fluktuasi harga di pasaran.
Dalam menghadapi momen penting menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memantau dengan cermat stabilitas inflasi dan ketersediaan pangan di wilayah tersebut.
Menurut Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, Kalimantan Tengah masih terjaga dengan baik dalam hal kontrol inflasi, menempati posisi kedelapan secara nasional dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPH) sebesar 0,6%.
“Stabilitas ini sangat penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama pada masa-masa perayaan seperti Natal dan Tahun Baru. Kalteng memiliki cukup stok beras yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pokok,” ujar Yuas Elko saat hadir dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual, Senin 16 Desember 2024.
Namun, dalam mengantisipasi dan menjaga stabilitas ketersediaan pangan, Yuas Elko mengingatkan semua pihak terkait untuk memantau dengan seksama komoditas vital seperti bawang merah, bawang putih, cabe merah, minyak goreng, daging ayam ras, telur, cabe rawit, beras, dan gula pasir di Kalimantan Tengah.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, juga menambahkan bahwa meskipun stok beras dan jagung relatif stabil, masih ditemukan ketimpangan distribusi komoditas pangan di beberapa wilayah. Terutama di Indonesia Timur, harga beberapa komoditas pangan seperti bawang merah, cabe merah, minyak goreng, dan telur ayam ras cenderung meningkat.
“Kenaikan permintaan terutama pada akhir tahun untuk daging ayam ras dan telur ayam ras memerlukan perhatian khusus untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat,” jelas Mendagri.
Untuk daerah yang mulai mengalami kenaikan laju inflasi, upaya intervensi dan pengecekan lapangan perlu segera dilakukan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Dengan kerjasama semua pihak terkait, diharapkan Kalimantan Tengah dapat tetap menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat saat memasuki periode perayaan Nataru.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post