PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, menyambut pengukuhan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Tengah, Hanggara Atmana, sebagai momentum strategis untuk terus meningkatkan kinerja dan koordinasi tugas dengan seluruh instansi di wilayah kerja Provinsi Kalimantan Tengah.
Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi peran penting Perwakilan BPKP Kalimantan Tengah dalam membantu meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah dan pengawalan program-program strategis pemerintah.
Gubernur mengharapkan Perwakilan BPKP dapat semakin berperan sebagai trusted advisor pemerintah provinsi dalam mengawal penyelenggaraan keuangan negara dan daerah melalui peningkatan tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal pemerintah.
“Penyelenggara pemerintah daerah di Kalimantan Tengah juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan akuntabilitas untuk mencapai prestasi bersama dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar gubernur, pada pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Kalteng, bertempat di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Kamis 17 Oktober 2024.
Gubernur menambahkan perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Tengah menjadi salah satu garda terdepan dalam fungsi pengawasan, agar program-program strategis pembangunan dapat berjalan baik dan optimal, sesuai prinsip-prinsip Good Governance.
Gubernur Kalimantan Tengah juga mengajak untuk terus memantapkan koordinasi, sinergi, dan kolaborasi, terutama dalam melaksanakan program strategis pembangunan yang menyentuh langsung masyarakat.
Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instruksi Pemerintah Bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan, Iwan Taufik Purwanto, memaparkan bahwa pada tahun 2024 dan tahun-tahun ke depannya Indonesia akan menghadapi tantangan yang semakin berat dalam pengawalan akuntabilitas keuangan dan pembangunan.
“Untuk itu, BPKP telah merancang Agenda Prioritas Pengawasan (APP) tahun 2024 dengan fokus pada tujuh sektor strategis pembangunan dan mencakup 88 topik prioritas dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan,” unkap Iwan.
Ia mengharapkan pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Tengah, dapat peningkatan kinerja pengawasan program-program strategis pembangunan dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat secara optimal serta berdampak besar bagi masyarakat dan stakeholders BPKP, termasuk di wilayah Kalimantan Tengah.
“Semoga dengan sinergi antara pemerintah dan BPKP, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah dapat terus meningkat dan menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post