PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng, Darliansjah, mengungkapkan bahwa komitmen yang kuat serta optimalisasi sumber daya yang diintegrasikan melalui 6M sangat penting dalam mencapai keberhasilan program dan kegiatan pembangunan kelautan dan perikanan di Kalimantan Tengah.
Hal ini disampaikan pada Rapat Penguatan Komitmen dan Optimalisasi 6M dalam Pelaksanaan Program Kegiatan Tahun 2024, di Aula Dislutkan Kalteng, Rabu, 17 Januari 2024.
Lebih lanjut disampaikan kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan setiap program dan kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan efektif dengan menggerakkan secara optimal 6M, yaitu Man, Money, Machine, Material, Method, dan Market.
“Dengan pengoptimalan 6M, dapat meningkatkan capaian dan keberhasilan Dislutkan Kalteng sehingga tujuan dan sasaran Indikator Kinerja Utama (IKU) dapat tercapai dengan sangat baik,” ujar Darliansjah.
Darliansjah menjelaskan bahwa sumber daya manusia harus dioptimalkan dalam pelaksanaan program dan kegiatan. Anggaran atau pendanaan program dan kegiatan juga harus diintegrasikan dengan baik. Peralatan dan perlengkapan sebagai alat kerja (Machine) harus dipersiapkan secara matang, begitu juga Material yang akan digunakan harus tersedia dengan baik.
Metode atau strategi dalam pelaksanaan program dan kegiatan (Method) harus lebih dipertajam, dengan mengeksplorasi potensi kelautan dan perikanan (Market) untuk dieksplor ke pasar. Dalam menjalankan tugas dan pekerjaan harus menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan, penguatan komitmen, dan penguatan integritas, serta menghayati dan mengamalkan Core Values ASN BerAKHLAK dan SUKA IKAN.
“Tujuan keberhasilan di tahun 2023 seperti Peringkat II SAKIP, Peringkat I OPD Informatif, Medsos OPD Terbaik KPID Awards, serta Data Sektoral Terbaik harus tetap dipertahankan dan bahkan ditingkatkan di tahun 2024,” sebutnya.
Program dan kegiatan Dislutkan Kalteng tahun 2024 antara lain meliputi pemeliharaan/rehab bangunan kantor, kelengkapan peralatan kerja, subsidi sarana produksi perikanan, rehab Pelabuhan Perikanan Kuala Jelai, fasilitasi perijinan dan standarisasi, revitalisasi tambak, kolam, dan danau, Kampung Perikanan Terpadu, Kampung Budidaya, Shrimp Estate dengan pola BLUD, pemberdayaan masyarakat pesisir, pemantapan KKPRL, penguatan pengawasan sumber kelautan dan perikanan, penguatan UPTD, serta tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama dengan IPB, UGM, dan ITB.
Dalam upaya mencapai keberhasilan dalam program dan kegiatan dislutkan Kalteng, dukungan dan partisipasi dari seluruh pihak sangat diharapkan dalam mewujudkan harapan bersama untuk meningkatkan sektor kelautan dan perikanan di Kalimantan Tengah.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post