Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan dukungan dan apresiasi atas rencana digelarnya Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Bangga Berwisata Indonesia (GBWI).
Wagub Kalteng, H. Edy Pratowo mengatakan, jika GBBI dan GBWI merupakan agenda nasional, dalam upaya untuk mempromosikan produk lokal daerah yang berkualitas, untuk mendorong daya beli dan mendukung penguatan ekonomi di Daerah.
“Pemprov Kalteng mendukung penuh seluruh acara GBBI dan GBWI ini, kami juga mengharapkan adanya kolaborasi antara BI dan Pemprov Kalteng bersama-sama dengan dinas-dinas terkait” tuturnya, Senin, 19 Juni 2023.
Sementara itu, Kepala Perwakilan (Kalan) Bank Indonesia, Taufik Saleh menjelaskan, rencana even besar di Kalteng yang disebut dengan Harvesting atau puncak panen GBBI dan GBWI Kalteng 2023 ini, merupakan even nasional yang digilir dari provinsi satu ke provinsi lainnya dan Kalteng menerima even ini di masa yang relatif aman dari pandemi Covid-19.
BI juga mempunyai even tahunan, yakni “Pesona Tambun Bungai” dengan rentang di bulan Juli, maka acaranya akan digabungkan untuk mendukung Harvesting even GBBI dan GBWI Kalteng tahun 2023.
“Kami mengusulkan selama empat hari, direncanakan dari tanggal 13 s.d 16 Juli 2023, yang diupayakan mengundang secara resmi pihak dari Pusat diantaranya Kemenparekraf, Kementan RI, Kemenperin RI dan Direktur Bank Indonesia, dimana masa puncaknya hari Jumat tanggal 14 Juli 2023 yang akan datang. Sponsor pada acara ini antara lain BRI, Bank Kalteng, Gojek, Shopee, Kemenkomarves, Kemenparekraf, Kementan, BI Prov. Kalteng, dan OJK,” jelasnya.
Dikatakannya, acara ini sudah dimulai sejak tahun 2020 pada puncak pandemi yang melanda Indonesia, yang berdampak pada konsumsi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi sangat rendah.
Maka pemerintah berkreasi dengan kebijakan ayo belanja, sehingga muncul gerakan nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia. Pada tahun 2022, Gernas ini tidak hanya menyasar optimasi belanja pemerintah untuk produk dalam negeri, di dalamnya juga ada aktivasi Bangga Berwisata di Indonesia.
“Pada Gernas BBI 2023 ini, ada empat upaya yang nanti kita harapkan bisa menggerakan perekonomian yaitu UMKM / IKM yang masuk dalam ekosistem digital, 95 persen belanja pemerintah untuk Produk Dalam Negeri (PDM), peningkatan kunjungan wisatawan domestik, dan peningkatan transaksi penjualan UMKM,” sebutnya.
Lebih lanjut Taufik menambahkan, dalam konteks kegiatan GBBI dan GBWI, Kalteng sejak bulan Maret 2023 sudah banyak melakukan kegiatan dalam rangka mendukung GBBI dan GBWI diantaranya Festival Tambun Bungai, Kick off GBBI, serta Kick off UCI Mountain Bike.
“Kami dari BI juga sudah mendukung dengan berbagai kegiatan yaitu kegiatan Fesyar, dan dari Pemprov. juga telah menyelenggarakan Kalteng Expo 2023, Festival Budaya Isen Mulang, Festival Babukung dan lain sebagainya. Sebanyak 43 kegiatan yang tentunya menjadi dukungan untuk kegiatan ini,” tambahnya.
Kegiatan pesona Tambun Bungai yang sudah rencanakan sebelumnya ini, akan dikolaborasi dengan GBBI dan GBWI yang akan dilaksanakan di Palangka Raya, sebagai upaya untuk memperbaiki ekonomi nasional, juga akan memperkuat branding dari UMKM yang ada serta memperluas akses pasar disambung dengan upaya dari pihak Pemprov yang akan menggelar pasar murah selanjutnya, selain itu akan ada pengesahan business matching atau pembiayaan dengan perbankan.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post