PALANGKA RAYA – Kepala Biro Organisasi Lilis Suriani mengatakan bahwa dalam upaya pemulihan kondisi perekonomian akibat pandemi Covid-19, pihaknya berupaya keras mendorong birokrasi untuk terus melakukan inovasi kebijakan dan pelayanan, baik dalam kondisi normal maupun emergensi.
“Unit kerja seperti penelitian dan pengembangan (Litbang) diharapkan terus dipacu untuk mengkreasikan inovasi yang terus berkembang dan siap melakukan inovasi hasil Litbang dalam mendorong percepatan pemulihan kehidupan ekonomi dan peningkatan nilai daya saing daerah,” ucapnya, Minggu 9 Oktober 2022.
Lilis mengungkapkan dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberi kewenangan bagi Pemerintah Daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).
“BRIDA bisa diintegrasikan dengan Perangkat Daerah yang menyelenggarakan urusan Pemerintah bidang perencanaan dan pembangunan atau Perangkat Daerah yang menyelenggarakan urusan di bidang penelitian dan pengembangan daerah,” imbuhnya.
Lilis mengimbau kabupaten/kota se Kalteng memperhatikan kelembagaan penelitian dan pengembangan yang sesuai dengan beban fungsi penunjang masing-masing dan dikelola secara profesional.
“Untuk mewujudkan hal tersebut Pemerintah provinsi, kabupaten/kota perlu memiliki konsep litbang sehingga terjadi kesatuan langkah yang saling mendukung dan mengintegrasikan agenda kelitbangan antara pusat, provinsi kabupaten/kota, khususnya dalam pemulihan pasca pandemi Covid-19 dan krisis global yang berdampak pada kenaikan harga BBM melalui berbagai inovasi daerah yang mampu mempercepat pemulihan berbagai bidang kehidupan di Provinsi Kalteng,” tutupnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post