KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas berencana akan menambah satu set alat berat yaitu satu unit excavator, satu unit grader, dan satu unit vibro roller, ditambah satu unit dozer, untuk memaksimalkan penanganan ruas jalan kabupaten di zona I, II dan III.
“Dari hasil evaluasi program 100 hari kerja, ternyata perlu penanganan kerusakan ruas jalan kabupaten secara masif, sehingga akan kembali dilakukan pengadaan sejumlah alat berat,” kata Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, Senin, 16 Juni 2025.
Apabila anggarannya tersedia, pengadaan alat berat tersebut akan dilakukan pada APBD Perubahan di tahun 2025. Namun kalau tidak ada anggaran, maka akan diprogramkan pada APBD murni tahun 2026.
“Anggaran untuk penambahan alat berat yaitu satu unit excavator, satu unit grader, satu unit vibro roller Rp 7 miliar, dan satu unit dozer Rp 3 miliar. Jadi total Rp 10 miliar,” jelasnya.
Dia menegaskan, rencana penambahan alat berat itu setelah melalui sejumlah pertimbangan. Salah satunya adalah kerusakan jalan yang tersebar di berbagai kecamatan. Sedangkan penanganan satu ruas jalan dengan menggunakan alat berat itu, tidak bisa satu hari saja, namun perlu waktu 2-3 minggu.
“Penambahan alat berat untuk mempercepat proses pengerjaan penanganan ruas jalan kabupaten, agar bisa dilalui atau fungsional,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gumas Baryen mengakui, keberadaan alat berat itu untuk penanganan ruas jalan dan jembatan secara mandiri yang perlu dilakukan secara darurat. Artinya tidak menunggu sewa alat berat dari luar.
“Kami juga akan melakukan pengadaan satu unit dump truck untuk mengangkut material, dan satu unit long bed trailer untuk mengangkut alat berat, pada perubahan APBD tahun 2025,” tukasnya.
(sid/matakalteng)






















Discussion about this post