KUALA KURUN – Kodim 1016/Palangka Raya dan Pemkab Gumas melalui dinas pertanian setempat melakukan kerjasama pengembangan tanaman padi sawah dengan target 25 hektare, di Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, dengan melaksanakan optimalisasi lahan rawa.
“Ini merupakan tindaklanjut dari kerjasama antara Kementerian Pertanian dengan Panglima TNI, dan dilanjutkan tingkat kodim, dalam optimalisasi lahan rawa,” kata Dandim 1016/Plk Letkol Arh Jimmy Hutapea, Rabu, 22 Mei 2024.
Dia menuturkan, pengembangan dimulai dengan melakukan perbaikan sarana prasarana pada lahan seluas 100 hektare di Kecamatan Tewah. Lalu, mengolah tanah dan tanam dilakukan oleh dinas pertanian bersama pihak terkait lainnya.
“Kami mengerjakan perairannya. Terkait mengolah tanah, menanam, pemupukan dan lainnya dilakukan oleh dinas pertanian bersama poktan dan pihak terkait lain,” jelasnya.
Dalam pengembangan tanaman padi sawah, juga akan menggandeng Universitas Palangka Raya untuk melaksanakan investigasi serta mendesain perairan terbaik yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan, sehingga proses olah tanah dan menanam hingga panen bisa berjalan dengan lebih baik.
“Melalui kerjasama tersebut, kami berharap ada peningkatan ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Gumas,” terangnya.
Terpisah, Danramil 1016-07/Tewah Lettu Inf Sutaji mendukung pengembangan tanaman padi sawah, dengan kesepakatan optimalisasi lahan rawa dalam program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah.
“Kami akan selalu mendukung dan melaksanakan tugas serta pendampingan masyarakat terkait pengolahan lahan untuk tanaman padi sawah,” tukasnya.
(sid/matakalteng)






















Discussion about this post