SAMPIT – Sempat terjadi ketegangan saat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilu tahun 2024 di tingkat kecamatan, khususnya di Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akhirnya forkopimda kecamatan mengambil langkah antisipasi.
“Setelah terjadi ketegangan sekitar pukul 00.00 WIB tadi malam, akhirnya kami mengambil langkah untuk melaksanakan apel gabungan menyampaikan beberapa hal untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan,” kata Camat Cempaga Hulu, Gusti Mukafi, saat dikonfirmasi, Selasa, 20 Februari 2024.
Ia juga mengingatkan, agar masyarakat tidak terpengaruh atas ketegangan tadi malam saat rekapitulasi dilaksanakan. Mengingat ujarnya, hasil Pemilu pada kecamatan Cempaga Hulu tidak ada kecurangan dan selalu dalam pengawalan.
Sebelumnya diketahui, pleno penghitungan suara di kecamatan Cempaga Hulu sempat mengalami kericuhan. Bahkan sejumlah personel dari Polres Kotim dikerahkan menuju lokasi pleno yang berada di samping rumah jabatan Camat Cempaga Hulu.
Namun hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab terjadinya keributan tersebut. Pasalnya sejumlah pihak yang berada di lokasi masih belum mau membeberkan masalah yang terjadi, namun mereka membenarkan sempat terjadinya ketegangan saat pleno tersebut.
“Malam tadi di sana masih alot, semoga hari ini kita semua mendapatkan titik terang. Kita juga berharap tidak ada oknum yang memanfaatkan momen ini untuk menambah panas suasana sehingga kondusifitas daerah terganggu,” tuturnya.
Terpisah, Anggota KPU Kotim Bagian Hukum dan Pengawasan, Efendi mengatakan, hingga siang ini kondisi sudah aman terkendali. Yang mana semua pihak terkait sudah mencapai kesepakatan bersama.
“Kondisi aman saja, hanya terjadi dinamika dalam pleno. Namun semua sudah aman, tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi,” tegasnya.
Sementara saat ditanya penyebab terjadinya kericuhan tersebut, Efendi tidak berkenan menceritakan detail kejadian malam itu. Yang terpenting menurutnya kondisi sudah stabil dan tidak ada lagi keributan.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post