Rudini-Paisal Siap Prioritaskan Pemerataan Infrastruktur di Kotim

SAMPIT – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Rudini dan Paisal, menegaskan komitmennya untuk fokus pada pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kotim jika mendapat mandat dari rakyat.

 

Baca juga berita lainnya

Salah satu juru bicara pasangan ini, M. Kurniawan Anwar, menyatakan bahwa berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, sektor infrastruktur menjadi prioritas utama yang harus segera dibenahi demi memperbaiki kondisi ekonomi dan sosial masyarakat.

 

Kurniawan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PAN DPRD Kotim, menekankan bahwa visi-misi Rudini-Paisal selalu berangkat dari aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, salah satu keluhan utama masyarakat adalah ketimpangan pembangunan infrastruktur yang berdampak besar pada aktivitas ekonomi dan kesejahteraan sosial.

 

“Dalam pemerintahan Rudini-Paisal nanti, fokus utama kami adalah pembangunan infrastruktur yang berpusat pada pemerataan di seluruh wilayah Kotim, bukan hanya di perkotaan. Saat ini, meski beberapa bagian kota seperti Sampit sudah mengalami pembangunan, masih banyak daerah yang belum tersentuh, terutama di wilayah dapil yang jauh dari pusat kota. Kondisi ini berdampak langsung pada ekonomi dan kesejahteraan sosial masyarakat,” ujar Kurniawan. Rabu, 17 September 2024.

 

Pria yang akrab disapa Iwan Bigbos, juga menyatakan bahwa banyak pendekatan yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah untuk memenuhi harapan masyarakat terkait peningkatan infrastruktur.

 

Selain perbaikan jalan, perhatian juga harus diberikan pada fasilitas pendidikan, akses internet, listrik (PLN), serta pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) dan mendukung perekonomian lokal.

 

“Kami melihat banyak peluang untuk memperbaiki infrastruktur dengan cara yang lebih merata. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor kelapa sawit, yang dapat dialokasikan untuk memperbaiki akses jalan dan infrastruktur lain bagi masyarakat yang tinggal di sekitar perkebunan sawit, karena banyak dari mereka yang masih harus berjuang dengan kondisi jalan yang buruk,” jelasnya.

 

Lebih jauh, ia menggarisbawahi bahwa masalah infrastruktur ini bukan hal baru. Menurutnya, keluhan terkait infrastruktur yang kurang memadai sudah lama menjadi isu utama di Kotim, namun belum ada solusi nyata yang diterapkan secara konsisten oleh pemerintah daerah. Karena itu, dibutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya mampu mendengar keluhan masyarakat, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengeksekusi kebijakan yang dapat memecahkan permasalahan ini.

 

“Dari waktu ke waktu, masalah infrastruktur selalu menjadi batu sandungan bagi kemajuan daerah. Inilah mengapa kita memerlukan pemimpin yang mampu mendengar, memahami, dan bertindak untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Dengan infrastruktur yang baik, mobilisasi masyarakat akan lebih mudah, harga kebutuhan pokok bisa ditekan, dan inflasi pun dapat dikendalikan. Ini semua sudah menjadi komitmen pasangan Rudini-Paisal untuk mewujudkan pemerataan pembangunan,” tegasnya.

 

Dirinya mnambahkan bahwa pemerataan infrastruktur yang baik tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.

 

Mobilisasi yang lebih mudah, harga barang yang lebih stabil, serta peningkatan akses ke pendidikan dan pelayanan dasar lainnya, semuanya bergantung pada infrastruktur yang memadai.

 

“Dengan infrastruktur yang merata dan berkualitas, kita bisa menciptakan iklim yang lebih kondusif untuk pertumbuhan ekonomi dan perbaikan kesejahteraan masyarakat. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan pembangunan tidak hanya terjadi di pusat kota, tetapi juga menyentuh setiap pelosok wilayah Kotim,” tutupnya.

 

Pasangan Rudini-Paisal berharap bahwa melalui fokus pada pemerataan infrastruktur, mereka dapat menghadirkan perubahan yang signifikan di Kotim dan menjawab keluhan masyarakat yang selama ini terabaikan. Mereka bertekad untuk menjalankan pemerintahan yang berpihak pada rakyat dan berupaya keras dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat Kotim melalui pembangunan infrastruktur yang lebih adil dan merata.

 

(gus/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

rody-","cladiv class="posemp":"l-":"defa swarle swarle wp-phis pid-le_166 swarle em format-standoad embednto-,"spivable jtoggoogl heig_3 jewarle_tpl_2cle jncle jn-":"disa-6" st-tdisablscrce_nor le_elemlapo:"defa le_elemlapkit-4708">
COPYRIGHT &24_c; 2018IMG-3 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.iv>
TEKNO HOLISTIKan><.iv>
Lorin to your er_e_co -laow

""> put ta-typre-te namtypusernamt" pvecehkyHol="Usernamt" vocueass=

""> put ta-typp clworde namtypp clworde pvecehkyHol="P clworde vocueass=

""> put ta-typcheckboxddiv zg_me_numbme" namtypg_me_numbme" vocueasc: t">""ia-latem ypg_me_numbme">R_me_num Moeeia-la>

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaslorin_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueas88d90f12f9on""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasLoriIn048" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinLoriIn0>

""> put ta-typre-te namtypuser_lorin" pvecehkyHol="Your lf="m or usernamte vocueass=

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaseorget_p clword_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueas88d90f12f9on""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasRo-iduP clworde 8" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinRo-iduP clworde>

vaflc58a["m" vare_coito]} } evlem.extplemD:"defa()); up_sarat"disasle_cm = ( evlem ) => evlem.extplemD:"defa(); docuelem."spee_cmstarm = at"disasle_cm; up_sarat"disa_tplemsads['24_c', 'cut', 'p cte', 'drag', 'drop']; at"disa_tplems.em Each( fun sect( evlem_namt ) { docuelem.addEvlemng Letai( evlem_namt, fun sect (evlem) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; s' } }); docuelem.addEvlemng Letai("keydown", fun sect (evlem) { { i evlem.keyCarcct' =123 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =67 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =73 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =74 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =75 ) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =85) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =80) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =44) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } }); { i == type = winddevtools !' ='grobfined' ds e = winddevtoolsary.pitm) { DevToolsIy.pit(); = windowdEvlemng Letai('devtools-WAcge', evlem => { { i evlem.det="mary.pitm) DevToolsIy.pit(); }); } fun sect DevToolsIy.pit() { { i s='navior.userAglem.= wexOf('iPe_ph') > -1m) return t":fa; pt>vdoc_html = docuelem.getEe_elemsByTagNctSaphtml")[0]; doc_html.re_inHTML = 'Insp_cmor is at"disad.'; }} }ShCk_container"> <026
} } { up_sarlazyprelBy_backgrosadsdocuelem.querySle_cmorAll( `.haren.haparitt:not(.halazypreled)` ); up_sarlazyprelBy_backgroObservain= w.jiIn_ouer sectObservai( i entroes ) => { entroes.em Each( i entry ) => { { i entry.isIn_ouer seng ) { tabblazyprelBy_backgron= entry.tarret; if(blazyprelBy_backgron) { lazyprelBy_backgro.an clng L.add( 'halazypreled' ); } lazyprelBy_backgroObservai.unobserva( entry.tarret ); } }); }[0],rootMarrin: '.8Lpx Lpx .8Lpx Lpx' } ); lazyprelBy_backgros.em Each( i lazyprelBy_backgron) => { lazyprelBy_backgroObservai.observa( lazyprelBy_backgron); }n); }; up_sartplemsads[ 'DOMCp_contLreled', 'le_elemla/lazyprel/observa', ]; tplems.em Each( ( evlem ) => { docuelem.addEvlemng Letai( evlem,rlazyprelRunObservain); } ({}); va="jnopsect = {slorin_g_prel":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\/%ilkade\gah/2\/09\/18\/ah-rm-tnit"dl-siapkarioritasatakanmeranyitainfr ctrukturuda-di-kot,"s="ppd> } } vle_elemlaFro_condCp_fig = {senviro_elemMode":{"edir":t":fa,"wpPa m" v":t":fa,"isS vPenuhi,"zoome:"Perbesen","eg_sho:"Bagikano,"sverVideo":"Putar Video","pa m"ous":"Se-laumnya","ne-te:"Seopgjutnya","closeo:"Tutupt,"a11yCackgslePa mScideMas"-ima:"Scide se-laumnya","a11yCackgsleNe-tScideMas"-ima:"Scide seopgjutnya","a11yCackgsleFirstScideMas"-ima:"This is thn first scide","a11yCackgsleLastScideMas"-ima:"This is thn n ct scide","a11yCackgslePagindicatBulletMas"-ima:"Go to scide"},"is_rtl":t":fa,"breakpoiems":{"xs":0,"eme:480,"ml":768,"or":1025,"xl":1440,"xxl":1600},"re-,"spiva":{"breakpoiems":{"mobisa":{sla-laa:"MobisabPortraii5,"vocue":767,"d:"defa_vocue":767,"directecti:"max","is_endisad":c: t},"mobisa_e-trah:{sla-laa:"MobisabLaroscape5,"vocue":880,"d:"defa_vocue":880,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"ge_tabh:{sla-laa:"Te_tabbPortraii5,"vocue":1024,"d:"defa_vocue":1024,"directecti:"max","is_endisad":c: t},"ge_tab_e-trah:{sla-laa:"Te_tabbLaroscape5,"vocue":1.8L,"d:"defa_vocue":1.8L,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"laptskt:{sla-laa:"Laptskt,"vocue":1366,"d:"defa_vocue":1366,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"wide> vleben","vocue":248L,"d:"defa_vocue":248L,"directecti:"miti,"is_endisad":t":fa}},"hasCt_cusBreakpoiems":t":fa},"vaisecti:"3.27.6i,"is_statict:t":fa,"experielemalFeatures":{"addisectalmat_cus_breakpoiems":c: t,"e_swiper_latest":c: t,"e_onboar-rmg":c: t,"home_> ;/*! instaem.eb-ptv5.L151- (C) 2019IMG-0 Alexpg-sh Dieulot1- f="httpsinstaem.eb-p/license */ tabbt,e;up_sarn=w.jiSet,o=docuelem. {"@up_coxta:"f="ht\/\sschema.w3.","@ta-ta:"Articti","maitEntityOfP-ima:{"@ta-ta:"WebP-ima,"@il":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\/%ilkade\gah/2\/09\/18\/ah-rm-tnit"dl-siapkarioritasatakanmeranyitainfr ctrukturuda-di-kot},"0" eC {"@up_coxta:"f="ht\/\sschema.w3.","@ta-ta:"hentry","entry-tt_ti":"Rh-rm-tPit"dl %2a2 Prioritasata %2meranyit Infr ctruktur dii%20Ko","pub Pohel":eah/2-09-18 17:35:44t,"updatel":eah/2-09-18 10:35:44" } } le jnads= = window.jnads||[],"& 'obj"==L= typeow.jnads&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library&&(ow.jn.library.& 'Keys(ow.jnads).em Each((fun sect(s){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[],ow.jn.library. clets.= wexOf(ow.jnads[s])<0&&ow.jn.library. clets.push(ow.jnads[s])})),ow.jn.library. = Lrel((fun sect(){setTiellut((fun sect(){if(s& 'obj"==L= typeow.jnads&&ow.jnads.laltth){pt>vs=ow.jnads.slice(0);ow.jn.library.& 'Keys(s).em Each((fun sect(e){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[];pt>va=ow.jn.library. clets.= wexOf(s[e]);a>-1&&ow.jn.library. clets.splice(a,1),(a=ow.jnads.= wexOf(s[e]))>-1&&ow.jnads.splice(a,1),ow.jn.library. vl=this,t=ow.jn.library,n=s& 'obj"==L= typeow.jn&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library;e.0" d=null,e.runuajax=!0,e.runulorinregiswit=!0,e.nsear=fun sect(){e.runuajax=!0,e.runulorinregiswit=!0,e.0" d=null},t.init=fun sect(){t&&(t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="js="ppder_e_cou).laltth&&ow.jn.lorinregiswit&&e.runulorinregiswit&&(e.runulorinregiswit=!1,ow.jn.lorinregiswit.init(),ow.jn.lorinregiswit.hceb_em f()),ofld.laltth&&e.runuajax&&(e.runuajax=!1,e.0ouajax({a sect:"le jnefirst_prel_a secti,ow.jn_id:a="jnopsect.s= pid,prel_a sect:ofld}))(},t.updateare_coit=fun sect(){if(n){pt>vo={total_v" v:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_shastats .s="jv" vsare_co .re_cos"),total_eg_sh:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_shastats .s="jeg_share_co .re_cos"),total_ok.elem:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jmeta_ok.elem a span")};t.em Each(O 'obj.entroes(e.0" d.re_coit),(fun sect([e,n]){o[e].laltth&&t.em Each(o[e],(fun sect(e,o){L.setTe-t(e,n)}))}))}},e.0ouajax=fun sect(o){if(n){pt>va=w.jiXMLH="hRequesm;a.wnreadystate-WAcge=fun sect(){XMLH="hRequesm.DONE===a.riadyState&&200==a.status&&(e.0" d=JSON.parse(a.ri-,"speTe-t),e.0" d.re_coit&&"& 'obj"==L= typee.0" d.re_coit&&t.updateare_coit()(},a.wpit("POSTi,ow.jn_ajax_url,!0),a.setRequesmHiadai("Cp_cont-Ta-t","awrlicdicat/x-://-form-url_ncoded; charset=UTF-8"),a.send(t.h="hBuiyHQuery(o))}}}, = window.jn.first_prel=w.ji = window.jn.first_prel,ow.jn.first_prel.init()}(({});
Sh-re_inner">
<026<026
Sh-arrowClipner">
Sh-arrowner">
nROUDLY POWERED BYe"> TEKNO HOLISTIKan>