SAMPIT – Sebelum ditemukan tewas gantung diri menggunakan seutas tali nilon, SR (31) warga Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), telah tiga kali mencoba melakukan upaya percobaan bunuh diri, namun berakhir gagal.
“Info tetangga sudah tiga kali ini rencana bunuh dirinya. Jenazah oleh keluarga langsung dimakamkan,” ucap Camat Cempaga Hulu, Gusti Mukafih, saat dikonfirmasi wartawan ini. Kamis, 14 Maret 2024.
Dijelaskannya, jika korban telah memiliki seorang suami berinisial S, yang merupakan seorang supir truk Crude Palm Oil (CPO).
“Istrinya pak S, supir CPO,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Cempaga Hulu, Ipda Aria Tanjung menjelaskan, bahwa korban ditemukan sekitar pukul 15.20 WIB, masih mengenakan baju merah muda dengan tali nilon merah yang terikat di lehernya. Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya sendiri di rumah mereka.
“Kami menerima informasi dari warga sekitar pukul 15.20 WIB. yang melihat pertama itu suaminya korban,” katanya.
Pihak kepolisian masih mendalami kasus kematian korban dan menunggu hasil visum dari dokter untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Anggota Polsek Cempaga Hulu masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Masih didalami dan masih menunggu hasil visum keluar. Saat kami bawa ke puskesmas sudah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter,” jelasnya.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post