SUKAMARA – Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukamara berhasil mengamankan seekor ular Sanca Batik dengan panjang empat meter dari Kandang ayam milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sukamara pada Selasa 13 Desember 2023.
Kepala Bidang Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sukamara, Sri Pambudi mengatakan, setidaknya delapan orang petugas Damkar Sukamara harus berjuang menangkap dan memindahkan ular Sanca Batik yang bersembunyi diatas langit-langit kandang ayam.
Dia menjelaskan, jika ular sering masuk kawasan Demplot Peternakan milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sukamara khususnya ular Sanca yang ingin memakan ayam-ayam peliharaan milik dinas.
“Sudah dua kali ada ular yang masuk dan memakan ayam milik Demplot Peternakan, Ular masuk melalui celah kawat harmonika tetapi tidak bisa keluar karena perutnya besar setelah makan ayam. Ada empat ekor ayam yang mati tapi yang bisa dimakan satu ekor karena yang tiga tidak bisa ditelan,” terangnya.
Lebih lanjut Sri Pambudi menerangkan, ular merupakan salah satu hama yang ada di Demplot Peternakan karena sering masuk dan memangsa ternak. Dengan tertangkapnya ular mengurangi keresahan akibat sering berkurangnya ternak ayam.
“Harapannya tidak ada lagi ular yang masuk ke Demplot Peternakan ini,” ucapnya.
Ular Sanca Batik sepanjang empat meter yang berhasil ditangkap kemudian dievakuasi ke wilayah hutan yang jauh dari pemukiman sehingga diharapkan tidak kembali lagi Kawasan padat penduduk.
“Sudah dievakuasi ke hutan yang jauh dari pemukiman, agar aman juga masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Damkar Sukamara, M. Faturassyid menjelaskan jika masyarakat membutuhkan bantuan terkait tugas non kebakaran, pihaknya siap terjun langsung ke lapangan, salah satunya adalah menangkap dan evakuasi ular yang meresahkan peternakan ayam dan masyarakat.
“Disamping Tusi kami melaksanakan pemadaman pada kebakaran, Damkar juga menangani kegiatan Non kebakaran, seperti menangkap hewan liar seperti ular juga merupakan tugas kami,” tukasnya.
(akh/matakalteng)





















Discussion about this post