SAMPIT – Warga Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tepatnya di Gang Damai digegerkan dengan adanya temuan kerengaka manusia yang berada di tumpukan pasir, Kamis 9 November 2021.
Tulang belulang ini pertama kali ditemukan oleh pekerja bangunan. Saat itu Hadi tengah asik memindahkan pasir dari tempat tumpukan ke dalam gerobak bersama seorang rekannya. Awalnya dirinya menemukan satu potong tulang, namun dirinya tidak begitu peduli karena dia fikir tulang tersebut merupakan kerangka hewan. “Saya kira itu cuma tulang hewan, makanya kami lanjut memindahkan pasir. Ternyata setelah setengah pasir terangkut, kami kembali menemukan tengkorak kepala serta kain,” katanya, Kamis 9 November 2021.
Mendapatkan hal itu, dirinya pun bergegas menghubungi Kepala Desa setempat. “Tadi warga sekitar jam 8 ada warga yang melapor bahwa ada menemukan tulang manusia. Lalu saya hubungi pak Camat dan juga pihak kepolisian,” kata Ismail Kepala Desa Pelangsian.
Tulang yang ditemukan yakni tengkorang kepala, rangka rusuk, rahang bawah, ruas tulang belakang, pinggul dan juga tulang lainnya. Kini tulang belulang tersebut dibawa oleh aparat kepolisian setempat untuk bahan penyelidikan. Tanah tersebut dibeli Imis dari Heri. Yang mana Heri telah mengumpulkan pasir tersebut dari beberapa tahun yang lalu di kawasan Jalan Jendral Sudirman Km 11.
Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kasatreskrim AKP Gede Agus Putra Atmaja mengatakan, tim Inafis dan reskrim tengah bergerak mengumpulkan alat bukti dan keterangan para saksi. “Kasus ini masih kami selidiki, tulang belulang itu akan kami identifikasi dulu
(brh/matakalteng.com)





















Discussion about this post