PALANGKA RAYA – Seorang pria paruh baya MA (55) ditemukan warga tergeletak seorang diri ditengah jalan Manduhara Ujung dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu 6 Juni 2021 malam, sekira pukul 22.00 WIB.
Dari keterangan pihak keluarga Almarhum, pada sore hari sebelum korban ditemukan tergeletak, sempat minta diantar untuk berobat lantaran mengeluh sakit, namun cuaca sedang hujan.
Setelah hujan reda sekira pukul 21.00 WIB korban keluar dari rumah dan pamit, namun tidak berselang lama korban ditemukan warga yang melintas sudah dalam kondisi tertelungkup tak bergerak di samping kendaraan yang digunakan di tengah jalan sekitar 100 meter dari rumah keluarganya.
Alhasil, kejadian ini pun langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian Polsek Sebanga, lantaran warga tidak berani mengevakuasi korban sebelum dilakukan olah TKP dan terlebih karena situasi pandemi saat ini.
Informasi ini pun juga diterima oleh Tim Inafis Polresta Palangka Raya dibantu Tim Emergency Response Palangka Raya (ERP) untuk melakukan olah TKP dan evakuasi korban dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap yang selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dilakukan Visum et Repertum.
Kapolsek Sebangau, IPDA Anastasia Helena menuturkan, bahwa pihaknya menerima laporan warga atas kejadian ini sekitar pukul 22.00.WIB. “Dari keterangan pihak keluarga, korban ada sempat mengeluh sakit, dan dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan,” terangnya.
Selanjutnya usai dilakukan visum di Ruang Kamboja Rumah Sakit Doris Sylvanus, Korban yang belakangan diketahui sebagai karyawan SPBU di Jalan A.Yani, Kawasan Pasar Besar ini pun kembali diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.
(fai/matakalteng.com)






















Discussion about this post