• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Disdik Kotim Sebut Kebijakan Pusat Dinilai Belum Sepenuhnya Menjawab Kebutuhan Daerah

Disdik Kotim Sebut Kebijakan Pusat Dinilai Belum Sepenuhnya Menjawab Kebutuhan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026
in Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Kotawaringin Timur
A A
Foto:Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kotim, Edie Sucipto.

Foto:Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kotim, Edie Sucipto.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menghadapi persoalan kekurangan tenaga pendidik di sejumlah sekolah, terutama di wilayah utara Kotim. Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kotim, Edie Sucipto, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut diperberat dengan kebijakan pemerintah pusat yang tidak lagi membuka ruang pengangkatan tenaga pendidik baru di daerah.

“Ini yang menjadi dilema kami. Pemerintah pusat memiliki Ruang Talenta Guru (RTG) yang di situ disiapkan guru-guru yang sudah berstandar sertifikasi dari mahasiswa yang lulus ditempatkan RTG. Kemauan pemerintah pusat, apabila ada sekolah kekurangan guru, maka jangan angkat tenaga honor tapi ambil dari RTG. Tetapi yang masuk di RTG belum tentu guru yang berdomisili di Kotim. Sementara di sisi lain, tidak ada lagi pengangkatan tenaga pendidik,” ujar Edie, Jumat 6 Februari 2026.

Baca juga berita lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Sehari Enam Kali Karhutla, Sejumlah Wilayah Kotim Diselimuti Ancaman Api

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut membuat daerah berada pada posisi yang sulit. Di satu sisi, sekolah-sekolah masih membutuhkan tambahan guru, namun di sisi lain pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk merekrut tenaga honorer baru.

Sementara itu, guru yang tersedia dalam skema RTG tidak selalu sesuai dengan kebutuhan daerah, baik dari sisi domisili maupun kesesuaian mata pelajaran.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, Disdik Kotim menerapkan mekanisme internal di sekolah-sekolah. Jika terjadi kekurangan guru kelas, maka akan diupayakan untuk dikaver atau ditutupi oleh guru kelas lain yang masih memungkinkan, meskipun hal tersebut bukan solusi ideal dalam jangka panjang.

“Mekanisme yang kami inginkan, kalau guru kelas kurang, maka sebisa mungkin dikaver oleh guru kelas yang lain,” jelasnya.

Edie mengungkapkan, kekurangan guru paling terasa di wilayah utara Kotim, khususnya untuk guru mata pelajaran pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kondisi geografis dan keterbatasan minat guru untuk ditempatkan di wilayah tersebut menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi.

Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), ia menyebutkan kondisi relatif lebih tertangani. Kekurangan guru di tingkat SD sudah cukup terbantu dengan adanya tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang ditempatkan di sejumlah sekolah.

“Untuk wilayah utara Kotim, yang masih cukup kekurangan itu terutama guru mata pelajaran jenjang SMP. Sedangkan untuk jenjang SD, sudah cukup terkaver dengan adanya tenaga PPPK paruh waktu,” ungkapnya.

Meski demikian, Edie menegaskan bahwa Disdik Kotim terus berupaya melakukan pemetaan dan penataan kebutuhan guru secara berkala. Data kekurangan guru di setiap wilayah terus dihimpun sebagai bahan evaluasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat, agar kebijakan yang diambil ke depan bisa lebih berpihak pada kebutuhan riil daerah.

Ia berharap, ke depan pemerintah pusat dapat memberikan ruang kebijakan yang lebih fleksibel bagi daerah, khususnya dalam pemenuhan tenaga pendidik.

Dengan demikian, kebutuhan guru di daerah-daerah yang masih kekurangan, terutama wilayah terpencil dan pinggiran, dapat segera terpenuhi demi menjamin kualitas pendidikan yang merata.

(dia/matakalteng)

Share3Tweet2SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Jelang Ramadan, Dinkes Kotim Pastikan Pengawasan Takjil Melibatkan BPOM dan Lintas OPD

Next Post

Komisi III DPRD Kalteng: “Penyesuaian TKD Kewenangan Gubernur, Tak Berdampak Langsung ke Masyarakat”

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Sehari Enam Kali Karhutla, Sejumlah Wilayah Kotim Diselimuti Ancaman Api

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026
Load More
Next Post

Komisi III DPRD Kalteng: "Penyesuaian TKD Kewenangan Gubernur, Tak Berdampak Langsung ke Masyarakat"

Efisiensi Anggaran Sedang Berjalan Namun Pembangunan Tetap Skala Prioritas

Satlantas Polresta Palangka Raya Intensifkan Patroli Cegah Balap Liar

25 Tahun Mengabdi, BAZNAS Kotim Didorong Perkuat Sinergi UPZ Sambut Ramadan

Minimalisir Kasus Pencurian, Polsek Rakumpit Patroli Darat

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Galian C Ilegal di Talekoi, Diduga Ada Ormas Terseret

Sabtu, 25 Juli 2026

PT PIR Diduga Gunakan Material Ilegal untuk Pemeliharaan Jalan Houling Tambang  PT Hasnur

Jumat, 24 Juli 2026

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK