SAMPIT – Suasana Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur (Kotim) sejak Senin 11 Agustus berubah meriah. Selama empat hari, halaman kantor tersebut menjadi arena berbagai perlombaan dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia, diikuti 17 Korwil Kecamatan se-Kotim.
Kepala Disdik Kotim Muhammad Irfansyah mengatakan, rangkaian kegiatan ditutup dengan final bola voli campuran yang mempertemukan tim dari Kecamatan Teluk Sampit melawan Mentaya Hilir Utara (MHU).
“Pertandingan ini diikuti oleh tim campuran, terdiri dari tiga pemain pria dan tiga pemain wanita di setiap tim. Sistem yang digunakan adalah gugur mengingat para peserta juga memiliki kesibukan di daerah masing-masing,” ujarnya, Jumat 15 Agustus 2025.
Final berlangsung sengit sebelum akhirnya Teluk Sampit berhasil keluar sebagai juara pertama dengan skor 2-1. Laga puncak itu sekaligus menjadi penutup lomba olahraga antar-korwil yang digelar sejak awal pekan. Setiap korwil mengirim satu sekolah sebagai perwakilan dalam kompetisi tersebut.
Selain voli, Disdik Kotim juga menggelar lomba hiburan seperti meniup balon, melukis, dan mewarnai bagi jenjang TK, SD, hingga SMP.
“Tujuannya supaya semua bisa terlibat, tidak hanya guru tapi juga siswa. Jadi suasananya benar-benar meriah,” kata Irfansyah.
Ia menegaskan, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi sarana mempererat silaturahmi antar guru dari berbagai kecamatan.
“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa mempertemukan guru-guru dari 17 kecamatan dalam satu kegiatan. Jadi selain olahraga, ini juga wadah untuk saling mengenal dan mempererat kebersamaan,” tambahnya.
Antusiasme terlihat dari peserta dan penonton yang hadir. Banyak guru mengaku senang bertemu rekan sejawat dari wilayah yang berbeda.
“Harapan saya kegiatan seperti ini terus dilaksanakan, agar rasa persaudaraan dan sportifitas tetap terjaga,” imbuhnya.
Seluruh pemenang menerima hadiah pada hari yang sama, mengingat peserta harus kembali ke kecamatan masing-masing untuk persiapan peringatan 17 Agustus di daerah mereka. Ke depan, Disdik Kotim berencana mengulang keseruan ini pada momentum Hari Guru November mendatang.
“Insya Allah nanti kami akan bekerja sama dengan PGRI. Semoga kegiatan ini terus berlanjut agar silaturahmi antar-guru di Kotim semakin erat,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post