SAMPIT – Siswa-siswi SMPN 1 Sampit berhasil memborong juara dalam Lomba Menulis Surat untuk Bupati Kotawaringin Timur Tahun 2025 kategori SMP/MTs. Dari tujuh posisi terbaik, enam di antaranya diraih oleh siswa sekolah tersebut.
Kepala SMPN 1 Sampit, Suyoso menjelaskan, keberhasilan ini merupakan hasil dari pembinaan literasi yang konsisten di sekolah.
“Yang pertama, seluruh guru Bahasa Indonesia kami dorong agar menanamkan budaya literasi. Akhirnya semua siswa termotivasi. Dari ratusan karya, kami seleksi 27 terbaik untuk dikirim ke panitia, dan alhamdulillah enam karya diapresiasi,” ujarnya, Selasa 27 Mei 2025.
Maharani Ayu Diah Warman menyabet Juara I dengan nilai 91,5, disusul Tri Wahyuda Saputra (91) dan Angelina Hilmiyah Guenens (90). Harapan I hingga IV diraih Cahya Zebina Oz Shira (87), Muhammad Alqi (86,5), Adelia Riata Saragih (86), dan Kayla Putri Hidayat dari SMP IT Al-Madaniyah (85).
Suyoso menambahkan, pendampingan menulis dilakukan secara langsung.
“Guru pembimbing kami beri penguatan. Pendampingan dilakukan mulai dari identifikasi masalah di Kotim hingga dituangkan dalam surat. Guru kami seperti Bu Sugiarto berperan luar biasa, mendampingi sampai proses menulis,” ungkapnya.
Ia menyebut siswa SMPN 1 Sampit sudah terbiasa berprestasi di bidang ini bahkan di level internasional.
“Juara I kita, Maharani, pernah ikut lomba tingkat nasional hingga internasional, bahkan diundang ke Singapura. Ada juga yang pernah ke Rusia, Thailand. Jadi, budaya menulis sudah jadi bagian dari keseharian,” tegasnya.
Sementara Maharani Ayu Diah Warman mengaku awalnya tidak terlalu menyukai dunia tulis-menulis.
“Dulu waktu SD saya nggak suka nulis. Tapi di SMPN 1 Sampit kami didorong untuk literasi. Ada program Kamis Literasi, pojok literasi di kelas, dan dukungan dari sekolah. Dari situ tumbuh minat saya untuk menulis,” kata Maharani.
Kategori SMA/SMK/MA juga tak kalah menarik. Zenzia Taulina Samadan dari SMAN 1 Sampit meraih Juara I (89,5), diikuti Aida Islamiah dari SMKN 1 Sampit (88,5), dan Debora Nainggolan dari SMAN 2 Sampit (85,5). Harapan I-IV diraih Muhammad Raysa Aditya Jatmiko, Syifa Afgalina Harahap, Nabila, dan Fitrotun Nufu’us.
Penyelenggara lomba, Siti Fauziah, menyebutkan kegiatan ini adalah yang kedua kalinya digelar.
“Tujuan lomba ini untuk memperkuat literasi pelajar dan sebagai wadah menyampaikan aspirasi serta ide gagasan untuk kemajuan Kabupaten Kotim. Ini juga menjadi ajang silaturahmi antar pelajar dan guru SMP dan SMA se-Kotim,” tandasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post