SAMPIT – Pusat Kegiatan Guru (PKG) Markisa, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur berupaya menanamkan nilai-nilai Pancasila dan cinta negara sejak usia dini melalui perlombaan membaca Pancasila.
Guru Paud Saka Tunas Bangsa Smart Sampit Yulianti menyampaikan, pihaknya mengirim sebanyak 20 peserta didik untuk mengikuti lomba membaca Pancasila tersebut.
“Selain untuk melatih kepercayaan diri peserta didik khususnya tampil di deoan publik, melalui perlombaan ini juga diharapkan peserta didik memahmi nilai-nilai luhur Pancasila,”ujarnya, Minggu 8 Desember 2024.
Yaitu lanjutnya, Pancasila harus menjadi pondasi dalam diri dan perlu ditanam sejak dini agar ketika anak itu dewasa memiliki karakter kebangsaaan dan tertanam dalam hati.
Guru lainnya Rohmiyatun mengharapkan, lebih banyak sekolah yang aktif melibatkan anak didiknya dalam perlombaan sejenis guna mengembangkan minat, bakat dan potensi yang ada dalam diri anak.
Sementara itu Ketua Panitia Rita Kartini mengatakan, pihaknya ingin anak-anak semenjak Usia Dini sudah mengenali dasar negara mereka, sehingga dengan mengenali dasar negara mereka akan cinta terhadap bangsa dan negaranya.
“Di situ kita akan menanamkan nilai-nilai karakter terhadap anak-anak sejak usia dini. Rata-rata dari penampilan, 97% anak-anak sudah hafal Pancasila. Dari 130-an peserta itu yang tidak hapal satu, dua orang saja,” bebernya.
Hal ini juga lanjutnya, adalah bagian dari implementasi kurikulum Merdeka khususnya Project penguatan profil pelajar Pancasila yang didesain melalui kegiatan perlombaan.
Terpisah, Nor Zakiah Orangtua siswa mengatakan, kegiatan ini sangat menginspirasi terutama untuk anak agar mengenal dasar-dasar Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menginspirasi sekali untuk anak. Bahkan depannya bisa menjadi kenangan yang tak terlupakan. Kami sebagai orang tua mendukung pengembangan bakat, minat dan kreativitas anak. Terutama melatih karakter anak agar lebih percaya diri serta bangga terhadap karya sendiri dan percaya diri untuk menampilkan kreativitasnya,” tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post