SAMPIT – Pemerintah kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan menganggarkan beasiswa khusus santri pada tahun 2025 guna menunjang pengembangan santri di bidang keagamaan.
“Kita sudah menyiapkan anggarannya, tahun depan sudah ada anggaran yang disiapkan di bagian kesra. Nanti juga akan ada peraturan bupati yang memuat bagaimana kriterianya,”kata Bupati Kotim Halikinnor, Minggu 8 Desember 2024.
Lanjutnya, melalui program beasiswa santri ini diharapkan santri-santri yang berprestasi namun tidak mampu dalam segi ekonomi bisa terus melanjutkan pendidikannya melalui biaya yang akan diberikan oleh pemerintah daerah.
“Nanti akan kita sekolahkan ke pondok yang ada di luar daerah atau bahkan sampai ke luar negeri dengan biaya penuh. Artinya selama mengikuti pendidikan semuanya dibayar oleh pemerintah namun dengan harapan ketika kembali nanti menjadi salah satu pusat atau ustadzah di Kabupaten Kotim,” ucapnya.
Disebutkan Halikin, estimasi anggaran untuk program beasiswa santri ini disiapkan tahun 2025 sebesar Rp 1 miliar. Yang diperkirakan 100 juta untuk 1 orang. Sehingga dalam 1 tahun akan bisa mengirimkan 10 orang.
“Nantinya juga untuk santri berprestasi terutama mereka yang mengikuti MTQH saat ini di tingkat provinsi Kalimantan Tengah, bagi yang mendapatkan juara 1 hingga 3 akan kita berikan bonus untuk memotivasi mereka agar lebih berprestasi,” sebutnya.
Terutama lanjutnya, Qori Dan Qoriah. Dan diharapkan setiap tahunnya perwakilan dari Kotim mendapatkan juara sebagai gambaran bahwa pembinaan santri di wilayah ini terus berkembang, agar juga menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk turut serta berprestasi khususnya di bidang keagamaan ini.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post