SAMPIT – Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) I Gede Sukadana menyampaikan, tim anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kotim sudah menganggarkan sekitar Rp 112 Miliar untuk dana pendamping program makan bergizi gratis.
“Sebenarnya dari Kementerian pun masih belum mendapat penjelasan yang pasti bagaimana mekanismenya. Sehingga kami sampaikan kepada masyarakat terkait dengan program makan bergizi gratis itu sampai hari ini kita belum menerima juknis maupun juklatnya seperti apa,” ujarnya, Sabtu 7 Desember 2024. Namun ujarnya, dari Kementerian memang sempat disampaikan ada intervensi dari dari pusat bahwa diperlukan dana pendamping.
“Oleh karena itu saya lihat TAPD sudah mengalokasikan anggaran itu untuk dana pendamping dan ini sifatnya untuk jaga-jaga. Dan perlu menjadi perhatian bahwa dana pendamping ini tidak memotong dari dana BOSP melainkan dari APBD langsung,”tegasnya.
Sehingga ujarnya, untuk dana BOS P besarnya tidak akan berkurang dan murni digunakan untuk kebutuhan peserta didik di satuan pendidikan masing-masing. “Karena untuk program makan bergizi gratis sendiri sasarannya tidak hanya untuk peserta didik saja namun untuk masyarakat rentan seperti balita, ibu hamil serta ibu menyusui,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post