SAMPIT – Forum literasi kabupaten Kotawaringin Timur melibatkan tidak hanya penggiat literasi dalam menulis fraksi muatan lokal, namun pihaknya juga turut melibatkan dan mengajak mahasiswa serta masyarakat umum untuk bersama-sama belajar menulis fraksi muatan lokal.
Bahkan forum literasi Kabupaten Kotim mewadahi kegiatan tersebut dalam sebuah lokakarya yang diselenggarakan di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, 17 Oktober 2024.
Ketua Panitia Nurul Munawarah menyampaikan, kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kegiatan produktivitas dalam menulis untuk para praktisi literasi, pegiat literasi dan masyarakat umum.
“Serta tentunya untuk meningkatkan kemampuan literasi terutama dalam menulis dan menyampaikan kembali tentang muatan lokal yang ada di kabupaten Kotawaringin Timur khususnya,”kata Nurul, Kamis 17 Oktober 2024.
Sehingga lanjutnya, dalam kegiatan ini berfokus pada penulisan fraksi muatan lokal agar para praktisi literasi, pegiat literasi dapat menuliskan kembali dan mensosialisasikan kepada masyarakat umum tentang menulis fraksi muatan lokal.
“Peserta yang hadir pada kegiatan hari ini kurang lebih ada 65 peserta dari sekolah-sekolah, kampus serta masyarakat umum yang ada di Kotim,”ujarnya.
Ditambahkan oleh Suyoso selaku narasumber dalam kegiatan ini, motivasi berkarya melalui program literasi di kalangan remaja dan kalangan siswa sebenarnya kuncinya terletak kepada orang di depan mereka, yaitu guru dan kepala sekolah.
“Hal itu terbukti seperti di tempat saya bertugas sekarang ini, dengan koordinasi optimal melibatkan orang tua ternyata dalam waktu tidak begitu lama sudah lahir peneliti-peneliti hebat yang bisa berkompetitif hingga tingkat internasional,”ucapnya.
Bahkan ada 28 peneliti yang sekarang ini sedang berlaga dari kalangan pelajar ungkapnya. Hal itu menunjukkan bahwa para siswa semuanya bertalenta, minat dan motivasinya merupakan tugas dari semua untuk memberikan lingkungan yang ramah literasi.
“Yaitu dengan memberikan kesempatan pendampingan, pembimbingan dan publikasi. Demikian kondisi minat dan potensi serta motivasi generasi muda terhadap literasi,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post