SAMPIT – Kepala Dinas Kabupaten Kotawaringin Timur Muhammad Irfansyah menyampaikan, pihaknya sudah pernah melakukan survei terkait sejumlah sekolah untuk pemenuhan kebutuhan pelajar yang ada di kabupaten Kotawaringin Timur.
“Meski saat ini dari tahun ke tahun satuan pendidikan harus menyesuaikan terkait peningkatan jumlah penduduk, namun sekarang hal itu masih tidak sampai mengharuskan untuk membangun sekolah baru,”ujarnya, Kamis, 19 September 2024.
Karena menurutnya membangun sekolah baru membutuhkan anggaran yang cukup besar serta untuk pemenuhan persyaratan juga yaitu untuk mendapatkan izin dari Kementerian tidaklah mudah. Sehingga pihaknya memilih untuk mengoptimalkan bangunan sekolah yang sudah ada dengan menambah ruang kelas baru.
“Di kecamatan Baamang dan Mentawa Naru Ketapang sendiri ada 4 sekolah yang mengajukan penambahan 1 hingga 2 kelas. Rata-rata sekolah yang membutuhkan ruangan tambahan adalah jenjang SD,”bebernya.
Menurutnya pada tahun 2024 ini ada cukup banyak sekolah yang direhabilitasi, dengan dana alokasi umum spesifik grant (DAU-SG), sudah terealisasi sejumlah sekolah yang direhab baik itu TK atau PAUD, SD maupun SMP.
“Kurang lebih ada 54 sekolah yang mendapatkan bantuan program rehabilitasi ruang kelas dan ada juga yang dibangun ulang pada tahun 2024 ini. Setiap tahun Disdik Kotim memang selalu melaksanakan program rehabilitas sekolah baik itu dari APBD maupun DAK yang bersumber dari APBN,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post