SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur Muhammad Irfansyah secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2024/2025 tingkat SD serentak di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yang dilaksanakan di SDN 3 Mentawa Baru Hulu, 9 Juli 2024.
“Pada tahun ajaran baru 2024/2025 ini kurikulum merdeka sudah menjadi kurikulum nasional, artinya seluruh sekolah menggunakan kurikulum ini dan tidak ada lagi kurikulum K 13. Maka kami harapkan guru-guru memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM), karena disitu sudah lengkap metode-metode yang bisa digunakan untuk pembelajaran,”ujarnya, Selasa 9 Juli 2024.
Ia juga banyak menekankan kepada guru-guru dalam pelaksanaan MPLS, bukan kepada siswa karena siswa yang kelas 1 dan 2 SD ini masih dalam fase A di kurikulum merdeka yang memerlukan bimbingan lebih dari guru.
“Sekarang sedang diselenggarakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, disinilah awalnya kepala sekolah dan khususnya guru yang mengajar di kelas 1 untuk menerapkan hal tersebut, sehingga kita harapkan MPLS ini banyak diisi dengan pengenalan yang menyenangkan bagi anak didik kita,”tegasnya.
Jangan sampai ujarnya, dipaksakan ada calistung, dan ia bersyukur menurut laporan serta pantauan Disdik secara langsung saat penertimaan peserta didik baru sudah tidak ada lagi yang menggunakan tes, jadi sistem seleksi saja, tidak ada lagi tes calistung.
“Mudah-mudahan hal itu bisa berjalan secara menyeluruh di Kotim. Saya juga mengharapkan khususnya kepada Kepala Sekolah dalam pelaksanaan MPLS ini sesuai dengan petunjuk bahwa 2 minggu untuk sekolah dasar, bagaimana minggu pertama atau awal kegiatan melakukan identifikasi. Karena anak-anak ini unik memiliki kebiasaan yang berbeda-beda walaupun berada dalam satu sekolah saat PAUD atau TK,”ungkapnya.
Sementara itu Ketua Panitia MPLS Sikam yang juga Kepsek SDN 10 Pelangsian menyampaikan, MPLS tahun ajaran 2024/2025 yang dilaksanakan dari tanggal 8 sampai dengan 20 Juli 2024 mengusung tema Mari Bersama Ciptakan Lingkungan Belajar yang Inklusif dan Aman Bagi Semua.
“MPLS ini diikuti 2.064 peserta, terdiri dari 1.061 laki-laki dan 1.003 perempuan dari 45 sekolah negeri maupun swasta di Kecamatan MB Ketapang. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada kepala sekolah SD negeri maupun swasta di MB Ketapang yang telah mendukung pelaksanaan MPLS ini,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post