SAMPIT – Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Sawahan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di lapangan sekolah setempat, dengan mengusung tema kewirausahaan dan mengkolaborasikan siswa dengan orang tua dalam projek pembelajarannya.
“Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan dua elemen penting dalam pendidikan di Indonesia saat ini,” kata Kabid PMO Sekolah Penggerak Dinas Pendidikan Kotim, Edie Sucipto, Minggu 26 Mei 2024.
IKM memberikan ruang bagi sekolah untuk merdeka dalam mengembangkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dan konteks masing-masing, sedangkan P5 berfokus pada pengembangan karakter dan kompetensi siswa yang sejalan dengan profil pelajar Pancasila. P5 merupakan salah satu komponen inti dalam IKM.
“Dalam P5, akan ada puncak dari rangkaian tahapan (pengenalan, kontekstualisasi, aksi, refleksi, dan tindak lanjut) dalam setiap projek yaitu Gelar Karya P5. Gelar Karya P5 tidak hanya bertujuan untuk menunjukkan hasil karya siswa, tetapi juga untuk meningkatkan potensi dan semangat kolaborasi antarsiswa, guru, dan orang tua,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SDN 2 Sawahan, Jadi menyampaikan, SDN 2 Sawahan sebagai sekolah penggerak memiliki branding yakni berkolaborasi, religius, santun integritas, dan harmonisasi yang disingkat dengan sekolah BERSIH.
“Salah satu yang kita angkat dalam kegiatan yang digelar hari ini dengan tema kolaborasi orang tua dengan siswa karena siswa menerima pembelajaran tidak hanya dari guru tapi juga orang tua,” ucapnya.
Pada kegiatan ini diramaikan dengan adanya stand pameran karya berupa media pembelajaran dan ada juga kerajinan tangan dari barang bekas atau daur ulang oleh siswa SDN 2 Sawahan. Wali siswa yang merupakan ibu-ibu juga diberikan kesempatan untuk berkreasi dalam olahan makanan untuk meramaikan stand tersebut.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post